Home Hukum & Kriminal

Kelompok MIT Poso Diduga Bantai Empat Warga Desa Kalimago

ILUSTRASI - Prajurit TNI AD yang tergabung dalam Ops Tinombala melakukan pengejaran kelompok bersenjata di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. (Foto: Dok. Djunaedi)

Poso, Metrosulawesi.id Pembantaian terhadap warga di pegunungan Pohu, Desa Kalimago, Kecamatan Lore Timur, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Selasa 11 Mei 2021. Pembantaian ini diduga dilakukan oleh kelompok Mujahid Indonesia Timur (MIT).

Diperoleh keterangan, akibat aksi yang dilakukan DPO Qatar bersama kelompoknya, mengakibatkan empat warga meninggal dunia. Keempat warga yang tewas akibat dibantai para pelaku diantaranya Marten Selo (53), Simon Susa atau Nenek Uban (61), Paulus Papa (42), dan Luka Lesek (50), keempatnya warga Desa Kalimago.

Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol Disik Supranoto SIK, membenarkan kejadian yang dilakukan kelompok MIT di Wilayah Kecamatan Lore Timur.  

‘’Iya benar, saat ini petugas masih berada di lokasi baik itu melakukan olah TKP maupun penyisiran di Kawasan pegunungan Poho,’’ ujarnya saat dikonfirmasi Metrosulawesi.id via handphone, Selasa malam.

Menurut keterangan saksi,  sekitar Pukul 70.00 Wita, saksi  berangkat ke kebun. Saat diperjalanan, saksi melihat salah satu DPO Qatar bersama empat rekannya mengarah ke kebunnya. Karuan saja saksi kabur dan sempat singgah di pondok Nenek Uban dan Papa Dewi untuk mengajak lari. 

Melihat kelompok MIT di areal perkebunan itu, saksi melaporkan kepada warga desa dan salanjutnya diteruskan kepada petugas Satgas yang ada di Wilayah Napu.

Anggota Densus 88 bersama satu orang Polsek Napu didampingi warga mengecek pondok milik Marten Solo dan mendapati kedua korban yakni Marten Solo dan Simson Susa  meninggal dengan kondisi mengenaskan yakni kepala dan badan terpisah, serta luka gerek di leher nyaris putus.

Selain mengevakuasi kedua korban ,petugas gabungan melakukan penyisiran di sungai tepatnya perkebunan Pohu.  Hasilnya, sekitar pukul 15.00 Wita di Pegunungan Petiroa, Desa Kalimago petugas menemukan dua korban.

Temuan kedua korban, Paulus Papa dan Lukas Lesek, tidak jauh dari lokasi korban Marten Selo dan Simon Susa. Jarak kebuh korban Marten Selo dengan Paulus Papa hanya berjarak kurang lebih 2 kilometer.

Reporter: Djunaedi

Ayo tulis komentar cerdas