Home Palu

Kuasai Pedagogik Atasi Masalah Pembelajaran

BIMTEK - Puluhan guru SMA se Sulteng saat mengikuti Bimtek peningkatan kompetensi pedagogik guru SMA di Hotel Jazz Palu, kemarin (8/6). (Foto: Metrosulawesi/ Syahril Hantono)
  • Khususnya di Masa Pendemi

Palu, Metrosulawesi.id – Peningkatan kompetensi pedagogik guru menjadi salah satu fokus program Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Sulawesi Tengah. Karena itu, melalui Bidang Pembinaan SMA digelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kompetensi Pedagogik Guru SMA yang dimulai Senin, 7 Juni 2021.

Diikuti lebih dari 50 orang guru SMA se-Sulteng, Bimtek ini menghadirkan sejumlah narasumber dari Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Sulteng serta dari Kemendikbud RI. 

Kadis Dikbud Sulteng H Irwan Lahace dalam sambutannya saat membuka kegiatan ini mengungkapkan sejumlah regulasi terkait pendidikan.

“Semua regulasi itu menjelaskan bahwa peningkatan kompetensi pedagogik guru sangat penting karena merupakan alat untuk memotret ketercapaian peserta didik dan juga berfungsi sebagai alat pengukuran kinerja sekolah,” kata Kadis Irwan. 

Irwan menjelaskan, komptensi pedagogik merupakan satu dari empat kompetensi yang semuanya saling berkaitan. Kompetensi pedagogik wajib dimiliki guru karena merupakan kemampuan dalam mengelolah pembelajaran peserta didik.

“Kompetensi pedagogik dapat disimpulkan sebagai ilmu untuk memfasilitasi pembelajaran dengan berbagai cara agar peserta didik tetap mendapat layanan pembelajaran yang menyenangkan,” kata Irwan.

Di bagian lain Irwan mengaitkan kompetensi pedagogik dengan pembelajaran di masa pandemi Covid-19. Menurutnya, dengan menguasai 10 komponen kompetensi pedagogik dapat mengatasi masalah pembelajaran di masa Pandemi Covid-19.

Kesepuluh komponen itu yakni, menguasai karakteristik peserta didik, menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik, mengembangkan kurikulum, memanfaatkan TIK dalam pembelajaran, memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik, komunikasi secara efektif, empatik dan santun dengan peserta didik, menyelenggarakan penilaian dan evaluasi, memanfaatkan hasil penilaian untuk evaluasi kepentingan pembelajaran, dan melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran.

Reporter: Syahril Hantono
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas