Home Hukum & Kriminal

Polsek PPS Persempit Gerak DPO MIT

MEMBURU MIT - Razia kendaraan di Jalur Trans Betelemba-Sangginora yang dilakukan personel Polsek Poso Pesisir Selatan untuk mempersempit ruang gerak kelompok DPO MIT. (Foto: Dok Polsek PPS)
  • Gelar Razia di Jalur Trans Betelemba –Sangginora

Poso, Metrosulawesi.id – Aparat keamanan di Poso terus siaga dan melakukan razia untuk mempersempit ruang gerak kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) di Poso.

Keberadaan kelompok MIT yang terus diburu aparat gabungan menyisakan sembilan orang DPO (daftar pencarian orang) dan terbagi dua kelompok sebagaimana pemetaan yang disampaikan unsur pimpinan TNI maupun Polri. Bahkan kedua kelompok sudah terpisah, masing-masing kelompok dipimpin Ali Kalora dan Qatar.

Informasi terakhir yang disebutkan pimpinan TNI maupun Polri, kalau Qatar cs berada di Lembah Napu. Sementara, Ali Kalora cs berada di seputaran Gunung Biru atau hutan yang masuk wilayah Poso Pesisir Bersaudara.

Terus bagaimana kesiagaan aparat kepolisian untuk mempersempit ruang gerak kelompok MIT? Kepada awak media Kamis 27 Mei 2021, Kapolsek Poso Pesisir Selatan (PPS) Iptu Jufrie Lawendatu mengatakan, pihaknya selalu siaga dalam setiap waktu. Apalagi beberapa kejadian kemanusiaan yang terjadi diduga dilakukan kelompok MIT yang diketahui lokasinya masuk daerah operasi.

“Polsek PPS diketahui berbatasan dengan Lembah Napu yang diketahui masih ada kelompok MIT yang diduga berada di sana, tentu segala kekuatan termasuk personel terus disiagakan, termasuk Kegiatan Rutin Ditingkatkan (KRYD) demi mempersempit ruang gerak mereka. Diimbau kepada warga jika sekiranya melihat orang yang tidak dikenal termasuk para DPO, untuk segera melapor ke aparat atau Polsek PPS,” tegas Jufrie.

Dikatakan Kapolsek, beberapa giat KRYD yang belum lama dilaksanakan, yakni bertempat di Jalan Trans Desa Betalemba depan kantor Pracetak Poso berlangsung kegiatan razia yang dilaksanakan Polsek PPS. Kegiatan diawali APP oleh Kapolsek PPS kepada personel yang bertugas.

“Kegiatan razia melibatkan 12 personel Polsek PPS dipimpin Kapolsek PPS dengan sasaran razia terhadap kendaraan yang melintas dari arah Napu maupun dari arah Kota Pos menuju Lembah Napu. Adapun sasaran razia meliputi barang bawaan, sajam, handak, kelompok DPO dan logistik yang di mungkinkan ada kaitan dengan para DPO MIT Poso,” tegas Jufrie.

Razia bertujuan mempersempit ruang gerak kelompok DPO MIT Poso maupun simpatisan yang dimungkinkan akan melintas di jalur trans Betelemba –Sangginora, serta mengantisipasi kemungkinan adanya droping logistik melalui jalur trans Tangkura Sangginora.

KRYD kata Kapolsek PPS, selain melibatkan personel Polsek, juga turut ambil bagian adalah personel Brimob yang diketahui ditempatkan di posko perbatasan.

Reporter: Saiful Sulayapi
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas