Home Ekonomi

Permintaan Meningkat, Tahu Afifah Tingkatkan Produksi

TINGKATKAN PRODUKSI - Suasana di dapur produksi Tahu Afifah, di jalan Jati, Kelurahan Nunu, Tatanga, Selasa 24 Juli 2019, kemarin. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Pabrik Tahu Afifah yang beralamat di jalan Jati, Kelurahan Nunu, Kecamatan Tatanga adalah produsen yang sudah cukup dikenal. Konsumennya bukan hanya di Kota Palu tapi hingga ke luar daerah, bahkan ke luar daerah provinsi Sulteng.

“Bukan hanya di Palu, Tahu Afifah dipasarkan sampai ke Parigi dan Poso, bahkan sampai ke Pasangkayu dan Mamuju. Bukan kami yang pasarkan langsung keluar daerah tapi pedagang dan konsumen langsung yang data ke sini,” jelas Safran Rinaldi pemilik usaha Tahu Afifah, kemarin.

Ia mengungkapkan, dari waktu ke waktu permintaan terus meningkat. Karena itu, kapasitas produksi terus di tingkatkan. Bila sebelumnya kebutuhan bahan baku kedelai sekitar 2,7 ton, kini telah ditingkatkan menjadi rata-rata 3 ton setiap harinya. Artinya setiap bulan dibutuhkan bahan baku sekitar 90 ton.

Dalam beberapa waktu ke depan pihaknya kembali akan meningkatkan kapasitas produksi hingga 5 ton bahan baku setiap harinya. Untuk peningkatan kapasitas produksi tersebut persiapannya hampir rampung, termasuk mesin produksi tambahan sudah ready.

Masih terkait dengan peningkatan kapasitas produksi, kata Safran, penambahan karyawan otomatis juga akan dilakukan.

“Saat ini jumlah karyawan kami 45 orang. Kalau kapasitas produksi ditambah, karyawan juga akan ditambah sekitar 5 sampai 8 orang,” sebutnya.

Sekadar diketahui, pabrik Tahu Afifah mulai dirintis sejak belasan tahun silam. Awalnya, dengan hanya beberapa orang karyawan produksi setiap harinya tidak lebih dari 100 kilogram bahan baku kedelai. Proses produksi juga dilakukan dengan ‘sangat’ manual.

Dengan keuletan dan kerja keras pabrik Tahu Afifah berkembang sangat pesat sampai dengan saat ini. Untuk proses produksi saat sudah semi modern, menggunakan teknologi tepat guna yang lebih ramah lingkungan.

“Sebagai contoh, untuk memasak bubur kedelai kami sudah menggunakan ketel uap, lebih ramah lingkungan,” jelasnya singkat.

Pabrik Tahu Afifah juga berhasil meraih berbagai penghargaan baik di tingkat lokal maupun tingkat nasional. Salah satunya adalah penghargaan Kreasi Prima Mutu pada tahun 2012 silam. Penghargaan ini diberikan karena keberhasilan Industri tahu Afifah dalam inovasi teknologi alat produksi sehingga menghasilkan produktivitas dan kualitas yang tinggi dengan biaya yang lebih murah. Yakni, pada mesin produksi, mesin pembersih kedele dan ketel uap. Ketika itu, penghargaan diserahkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Reporter: Arwansyah
Editor: Pataruddin

1 COMMENT

Ayo tulis komentar cerdas