Home Palu

Kepsek Penggerak Adalah Motivator Sekolah Lain

7
Ni Nyoman Suhermi. (Foto: Istimewa)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala SD Negeri 1 Tatura Palu, Ni Nyoman Suhermi, yang merupakan salah satu kepala sekolah (kepsek) yang terpilih pada Program Sekolah Penggerak (PSP) Kemendikbud RI menjelaskan seperti apa seharusnya kinerja Kepsek Penggerak.

Menurutnya, Kepsek Penggerak merupakan motivator dalam memajukan sekolah serta menjadi motivasi bagi sekolah lain. Apalagi di masa pandemi harus kreatif, inovatif, dalam bersama-sama membangun pendidikan.

“Seleksi menjadi Kepsek Penggerak ini cukup lama sekitar beberapa bulan, karena banyak hal yang diseleksi, di antaranya biodata kita, kemudian pengalaman kita selama menjadi kepsek, serta kekuatan kepsek dalam berprestasi. Selain itu inovasi kita yang pernah dilakukan, bahkan seleksi usia juga dilakukan,” kata Ni Nyoman, melalui ponselnya, Senin, 3 Mei 2021.

Ni Nyoman mengaku, sangat tidak gampang melalui seleksi program Sekolah Penggerak ini, sebab dari 21 ribu se-Indonesia yang terverifikasi 17 ribu, kemudian diluluskan 5 ribu lebih. Sementara yang lulus hampir 3 ribuan, sehingga sekitar 40 persen yang harus keluar.

“Di program ini Kepsek Penggerak dipersiapkan mnejadi motivator kemudian bagaimana menggerakkan sekolahnya sendiri, tentunya akan lebih maju dari sekolah lainnya. Kemudian pasti ada workshop, diklatnya, dan fasilitas tentunya lebih ke inovatif. Karena sekarang ini pembelajaran itu bagaimana membangkitkan anak untuk lebih mandiri dalam menghasilkan sesuatu dalam dunia digital sekarang,” ujarnya.

Kata Ni Nyoman, pelaksanaan program penggerak ini mungkin akan dimulai pada tahun ajaran baru, sehingga peserta didik kelas 5 sudah mulai belajar model digital.

“Bagi saya sendiri disamping memang saya terus berinovasi menjadi kepala sekolah yang kreatif, bahkan menjadi motivator bagi sekolah lain, bukan hanya sekolah sendiri tetapi lebih mengimbaskan hal-hal positif bersama-sama, sehingga kita berkembang dan berkualitas bersama. Karena ini bukan menyangkut hanya satuan pendidikan sendiri, tetapi menyangkut ke daerah kita. Jadi diberikan kepercayaan jadi kepsek penggerak ini, otomatis bukan kemampuan kita tetapi mungkin kita lebih bersinergi dengan stakeholder lain,” katanya.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas