Hotel Santika Palu. (Foto: Dok. Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Dibandingkan periode yang sama tahun 2020, tercatat bahwa terjadi penurunan yang signifikan terkait dengan jumlah tamu menginap pada hotel bintang selama Januari-Maret 2021 sebesar 9,26 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik Sulteng, Dumangar Hutauruk mengatakan jika dilihat dari asal tamu terjadi penurunan pada tamu asing sebesar 80,26 persen dan tamu domestik juga ikut menurun sebesar 8,16 persen.

“Hotel berbintang yang beroperasi selama Maret 2021 yaitu sejumlah 3 (tiga) hotel bintang di Luwuk, 1 (satu) hotel di Kabupaten Poso dan 7 (tujuh) hotel bintang di Kota Palu,” kata Dumangar belum lama ini.

Dirinya menyebutkan untuk jumlah tamu yang menginap sebanyak 9.756 orang terdiri atas 9.749 orang tamu domestik dan 7 orang tamu asing. Hal ini, kata dia, menunjukkan bahwa tamu domestik yang menginap masih mendominasi sebesar 99,93 persen.

“Dan hanya sebesar 0,07 persen merupakan tamu asing. Dibandingkan Februari 2021, jumlah tamu asing yang menginap di hotel bintang mengalami penurunan sebesar 86,79 persen sementara untuk jumlah tamu domestik meningkat sebesar 42,59 persen,” sebutnya.

Dijelaskan, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) merupakan perbandingan antara malam kamar terjual dengan malam kamar tersedia selama periode waktu tertentu. Dimana TPK hotel bintang selama Maret 2021 sebesar 40,88 persen atau naik sebesar 9,38 persen poin dibandingkan Februari 2021 yang sebesar 31,50 persen.

“Dibandingkan periode yang sama tahun 2020, TPK hotel bintang mengalami penurunan sebesar 11,13 persen poin menjadi 34,25 persen selama Januari-Maret 2021,” jelasnya.

Sementara itu,  ia mengatakan bahwa Tingkat Penghunian Tempat Tidur (TPTT) hotel bintang selama Maret 2021 sebesar 81,81 persen atau naik 38,04 persen poin dibandingkan Februari 2021 .

“Dibandingkan periode yang sama tahun 2020, terjadi penurunan TPTT sebesar 7,77 persen poin menjadi 15,46 persen selama Januari-Maret 2021,” ujarnya.

“Jika dilihat dari jenis hotel TPTT hotel bintang meningkat sebesar 5,02 persen poin sementara untuk hotel melati mengalami penurunan sebesar 8,97 persen poin,” ujarnya menambahkan.

Sedangkan, Rata-rata Lama Tamu Menginap (RLTM) mengindikasikan selama Maret hotel bintang tercatat 1,79 hari atau mengalami penurunan sebesar 0,16 poin dibandingkan Februari 2021.  Periode yang sama tahun 2020, RLTM hotel mengalami kenaikan sebesar 0,06 poin selama Januari-Maret 2021.

“Kalau diperhatikan dari jenis hotel RLTM hotel bintang maupun hotel melati, keduanya mengalami kenaikan masing-masing sebesar 0,05 persen poin dan 0,06 persen poin,” tuturnya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas