Home Parigi Moutong

Dishub Parimo Cegah Pemudik di Tiga Pos Perbatasan

14
Arman Maulana. (Foto: Istimewa)

Parimo, Metrosulawesi.id – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) kabupaten Parigi Moutong Arman Maulana menerangkan, untuk memaksimalkan penerapan larangan mudik pihaknya menyiapkan tiga pos perbatasan yang akan ditempatkan di wilayah perbatasan. Petugas di pos perbatasan itu juga nanti ada tim gabungan yang berjaga diantaranya, Polres, BPBD, Kesehatan, Sat Pol PP, dan TNI.

“Penempatan pos larangan mudik yakni di Moutong sebagai pos perbatasan Sulawesi Tengah dengan Provinsi Gorontalo. Kemudian, di Kotaraya sebagai pos perbatasan Parigi Moutong dengan Toli-Toli, dan di Maleali sebagai pos perbatasan Parigi Moutong dengan Poso,” ungkap Arman Maulana pada sejumlah wartawan Selasa 4 Mei 2021, di ruang kerjanya.

Lanjut dia, bahwa ketiga pos perbatasan tersebut, nantinya akan diberlakukan larangan mudik dan itu dilakukan secara ketat. Selain itu, ada tiga pos lainnya sebagai pos pelayanan yang ditempatkan di Toboli, Lebo dan satu pos di jalan Trans Sulawesi Kelurahan Bantaya.

“Dengan adanya pos pelayanan itu bertujuan untuk menciptakan kenyamanan terhadap para pengguna jalan yang melintas di wilayah Parigi Moutong,” tutur Arman.

Arman juga mengatakan, bahwa keberadaan pos pelayanan itu nantinya untuk memastikan para pengguna jalan menerapkan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker serta mengecek suhu tubuh. Selain itu, dilakukan pengecekan kendaraan roda empat, guna memastikan tidak melebihi muatan, seperti yang ditetapkan yakni 50 persen dari kapasitas kendaraan.

“Waktu pelaksanaannya dari tanggal 6 Mei atau H-7 sebelum pelaksanaan hari raya idul Fitri. Tujuannya untuk menekan peredaran COVID-19,” tutupnya.

Reporter: Zulfikar
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas