Home Banggai Kepulauan

Jembatan Penghubung Tatakalai dan Luksagu Rusak Parah

RUSAK - Jembatan Penghubung Desa Tatakalai dan Luksagu Kecamatan Tinangkung Utara rusak parah. (Foto: Istimewa)

Bangkep, Metrosulawesi.id – Kondisi jembatan penghubung desa Tatakalai dan desa Luksagu kecamatan Tinangkung Utara Kabupaten Banggai Kepulauan kian memprihatinkan. Sejumlah badan jembatan yang terbuat dari kayu telah rusak parah.

Salah satu titik lubang membentang, sehingga sulit bagi pengendara mencari celah agar terhindar dari lobang itu, jika terdapat kendaraan berlawan arah, salah satunya harus berhenti terlebih dahulu agar bisa melakukan perlintasan.

Pj Kades Tatakalai Agus Sultan menyayangkan meski jembatan itu telah rusak parah tetapi pemerintah belum ada niat untuk memperbaiki. 

“Kami pemerintah Desa Tatakalai meminta agar segera diperbaiki,” ucapnya.

Agus menjelaskan, beberapa kepala desa di Kecamatan Tinangkung Utara bingung dengan status jembatan. Beberapa tahun belakangan ini setiap kali ada usulan dan reses anggota DPRD provinsi mengatakan jembatan itu kewenangan kabupaten dan bukan kewenangan provinsi. Sementara itu di sisi lain keterangan anggota DPRD kabupaten menerangkan itu kewenanganya provinsi.

“Kami pemerintah desa khususnya Desa Tatakalai seperti dipimpong,” tuturnya.

Terpisah, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah Ronal Gula menjelaskan, jalur jalan Salakan ke arah Palam yang melewati jembatan tersebut bukan jalan Provinsi melainkan Kabupaten.

“Saya tanyakan di PUPR tahun lalu setelah reses dan saya pastikan itu jalan Kabupaten,” tuturnya.

“Sehingga lucu rasanya kalo jembatannya adalah jembatan provinsi,” imbuhnya.

Ronal menjelaskan, ruas jalan provinsi di Kabupaten Banggai Kepulauan hanya ruas jalan dari Salakan-Sambiut via kecamatan Tinangkung Selatan kemudian Salakan-Seasa baru tahun lalu menjadi jalan provinsi.

“Dulunya ruas jalan Salakan ke Seasa jalan kabupaten namun tahun lalu sudah menjadi jalan provinsi,” tandasnya.

Reporter: Purnomo Lamala
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas