Imam Sutarto. (Foto: Moh Fadel/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Bidang Ketenagaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Imam Sutarto mengungkapkan, semua guru di Palu dipastikan telah mendaftar Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), mereka tinggal menunggu pengumuman administrasi pada 2-3 Agustus 2021.

“Terkait jumlah pendaftar kami tidak dapat memantau, sebab pendaftaran PPPK khusus untuk guru ini dilaksanakan secara online dan itu langsung ke website Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI, jadi data itu langsung ke pusat,” kata Imam, melalui ponselnya, Jumat, 30 Juli 2021.

Menurut Imam, semua pendaftar masih akan melalui berbagai seleksi, sehingga meskipun guru yang mendaftar misalnya capai 1000 orang, semua itu masih akan terseleksi, dan yang diterima juga sesuai formasi yang telah ditetapkan.

“Untuk Kota Palu, kuota yang diterima sebanyak 314, yang tersebar di sejumlah sekolah, baik itu jenjang SD maupun SMP dengan masing-masing formasi yang ada,” ujarnya.

Imam mengatakan, belum lama ini pemerintah Kota Palu juga telah melakukan upaya dan usaha dengan mengeluarkan kebijakan perihal bagaimana mengupayakan, guru-guru calon PPPK bisa lolos sesuai dengan umur untuk menjadi prioritas.

“Bentuk usaha yang dilakukan antara lain kita mendampingi guru yang usianya mencapai sekitar 50 tahun untuk melakukan penginputan yang dibantu oleh operator Disdikbud Palu. Hal ini bentuk partisipasi dan dukungan kita, karena jangan sampai nanti ketika mendaftar mereka yang usianya sudah cukup tua ini sudah gagal,” jelasnya.

Apalagi, kata Imam, para calon PPPK itu ketika memegang alat komputer mungkin sudah gugup, atau mungkin gagap teknologi. Olehnya itu, Disdikbud Palu beberapa minggu lalu telah membentuk Tim Pendampingan, baik dari pendaftaran maupun pendalaman materi yang akan diuji.

“Rencananya guru yang akan diterima PPPK ini usianya maksimal hingga 59 tahun, karena ini bentuknya kontrak. Artinya pemerintah memberikan apresiasi bagi guru-guru yang memang sudah lama mengabdi di sekolahnya masing-masing,” ungkapnya.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas