GENERAL LECTURE - Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Kementerian Desa PDTT RI, Prof Dr Luthfiyah Nurlaela, menjadi narasumber General Lecture Series 16, Kamis, 29 Juli 2021. (Foto: Zoom)

Palu, Metrosulawesi.id – Eurasia Foundation Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tadulako (FKIP Untad) melaksanakan General Lecture Series 16 (kuliah umum berseri). General Lecture masih dilaksanakan secara virtual via zoom meeting, pada Kamis, 29 Juli 2021.

Kuliah umum kali ini membahas tema “Village Community Empowerment For Sustainable Development”, (pemberdayaan masyarakat desa untuk pembangunan berkelanjutan).  Eurasia Foundation menghadirkan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Kementerian Desa PDTT RI, Prof Dr Luthfiyah Nurlaela M.Pd.

Koordinator Eurasia Foundation FKIP Untad, Ir Purnama Ningsih S.Pd M.Si Ph.D, mengungkapkan melalui kuliah umum kali ini sekaligus menyiapkan mahasiswa untuk pemberdayaan masyarakat desa yang dapat diterapkan lewat program MBKM (merdeka belajar kampus merdeka). Itu karena tujuan program MBKM salah satunya untuk pemberdayaan masyarakat desa.

Prof Luthfiyah menjelaskan pemberdayaan masyarakat desa sebagai upaya mengembangkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat dengan meningkatkan pengetahuan, sikap, keterampilan, perilaku, kemampuan, kesadaran serta memanfaatkan sumber daya. Hal itu dilakukan melalui penetapan kebijakan, program, kegiatan dan pendampingan yang sesuai dengan esensi dan prioritas masyarakat desa.

“Keberhasilan pembederdayaan masyarakat dapat dilihat dari keberdayaan mereka menyangkut kemampuan ekonomi, kemampuan akses kesejahteraan, dan kemampuan kultur serta politik,” jelas Prof Luthfiyah.

Dia menyebut untuk pemberdayaan masyarakat desa peran pendamping (tenaga pendamping profesional) sangat penting. Tugasnya mendapingi desa dalam penyelenggaraan pemerintahan desa, kerjasama desa, pengembangan BUM Desa, dan pembangunan yang berskala desa.

Adapun kuliah umum diikuti mahasiswa FKIP Untad dan perwakilan dosen dari berbagai fakultas. Purnama mengucapkan terima kasih kepada Prof Luthfiyah yang telah menyempatkan waktu menjadi narasumber.

“Atas nama pimpinan fakultas kami mengucapkan terima kasih prof,” tandas Purnama.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas