Wakapolres Palu Kompol Margiyanta, S.H, saat menunjukkan barang bukti Kapak, yang di gunakan tersangka dalam menghabisi korban. (Foto: Dok. Polres Palu)
  • Kasus Pembunuhan Wanita di Taman Ria

Palu, Metrosulawesi.id – Setelah di lakukan pemeriksaan terhadap AH alias Anis alias Daus (53), tersangka kasus pembunuhan terhadap Nurhayati(41), seorang Ibu rumah tangga (IRT), yang mayatnya ditemukan di jalan Cumi-cumi, wilayah Taman Ria, Kota Palu, pada 28 Mei 2021, lalu akhirnya terungkap.

Wakapolres Palu Kompol Margiyanta ,S.H, dalam keteranganya Kamis 29 Juli 2021, menjelaskan menurut pengakuan dari tersangka, dirinya dengan korban menjalain asmara, dan saat kejadian itu tersangka kesal dikarenakan korban meminta pertanggung jawaban karena saat itu Korban mengaku Hamil.

“Tersangka ini dengan korban awalnya pergi jalan-jalan, sesampainya di jalan Cumi-cumi, tepatnya di tanggul taman ria, Korban mengakui sedang hamil empat bulan, dan meminta pertanggung jawaban kepada tersangka,” ungkap Kompol Margiyanta.

Setelah pengakuan Korban itu, Kedua orang yang diketahui Sudah masing-masing mempunyai berkeluarga itu, sempat cekcok mulut, yang berujung pelaku mengambil sebilah kapak di dalam bagasi motornya dan langsung menghabisi korban.

Awalnya Tersangka sempat mengancam, namun, tersangka langsung memukul kepala bagian belakang Korban dengan menggunakan Kapak, sebanyak empat kali hingga korban lemas dan hanya terdengar merintih kesakitan hingga meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Setelah melakukan aksinya, tersangka AH alias Anis alias Daus (53), langsung meninggalkan korban Nurhayati (41), di TKP, yang mana tubuh korban akhirnya ditemukan warga yang sedang melewati lokasi tersebut,” ujarnya.

“Saat kejadian, pelaku juga sempat membawa tas dan Handphone milik korban, dan membuangnya dibuang ke sungai antara jembatan Palupi dan jembatan II, jalan I Gusti Ngurah Rai, untuk menghilangkan jejak,” tambahnya.

Selain itu, lanjut Wakapores Palu, tersangka ini juga membuang semua pakaian korban yang ada dirumahnya yangberada di BTN bukit Sira, ke tempat pembuangan sampah.

“Jadi pembunuhan ini akibat dari cinta terlarang, yang mana korban meminta pertanggung jawaban kepada tersangka, karena korban sudah dalam kondisi Hamil,” tegasnya.

Kompol Margiyanta, juga mengatakan barang bukti yang berhasil di sita berupa satu buah kapak warna merah, satu sepeda motor, 2 Unit Handphone, 1 Notebook, 2 buah Helm, dan sejumlah pakaian korban.

“Untuk sementara pasal yang disangkakan kepada Pelaku yaitu, Pasal 340 KUHP subs pasal 339 KUHP lebih sub 338 KUHP Jo Pasal 351 ayat 3 KUHP ancaman hukuman mati, penjara seumur hidup,” tutupnya.

Reporter: Djunaedi – Sudirman

Ayo tulis komentar cerdas