ILUSTRASI - Personel Sat lantas Polres Palu saat melakukan teguran dan penindakan terhadap pengendara yang melanggar. (Foto: Dok. Sat Lantas Polres Palu)

Palu, Metrosulawesi.id – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Palu, terus melakukan razia pelanggaran kasat mata melalui sistem hunting. Langkah ini dilakukan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Kota Palu.

Kasat Lantas Polres Palu, AKP M. Nai, kepada wartawan Metrosulawesi, Rabu, 28 Juli 2021, menjelaskan sistem hunting ini dilaksanakan di kawasan yang dianggap rawan kecelakaan maupun kawasan tertib lalu lintas (KTL).

Untuk waktu pelaksanaan sistem hunting tentatif, melihat jam-jam yang dianggap rawan kecelakaan. Karena kepadatan kendaraan berlangsung sekitar pukul 07.00, 12.00, dan 16.00 wita.

“Sistem hunting dilakukan oleh anggota Satlantas Polres Palu menggunakan kendaraan Patwal, mengitari jalan raya dan menindak unsur pelanggaran kasat mata yang dilakukan pengendara, seperti di Jalan Jendral Sudirman, Suprapto, persimpangan Jalan Juanda hingga perbatasan Kota Palu,” urainya.

M.Nai juga mengatakan, kecelakaan lalu lintas itu bermula dari pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan, dan kegiatan sistem hunting ini untuk mencegah kecelakaan, serta diharapkan pengendara tetap patuh pada aturan lalu lintas.

“Untuk sasaran pengendara yang melakukan tujuh pelanggaran kasat mata, diantaranya tidak menggunakan helm, berboncengan lebih dari dua, melaju kecepatan tinggi, hingga bermain ponsel di jalan raya,” jelasnya.

“Pelanggaran ini akan ditindak dengan sistem tilang. Kami juga memberi imbauan prokes Covid-19 kepada pengendara dengan menerapkan 5M, Memakai masker, Menjaga Jarak, Mencuci Tangan, Menghindari Kerumunan, dan Mengurangi Mobilitas untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Kota Palu,” tutupnya.

Reporter: Djunaedi
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas