Filson Gundo S.Sos,MM. (Foto: Istimewa)

Poso, Metrosulawesi.id – Pemerintah Kabupaten Poso dialokasikan tahun ini menerima sebanyak  283 formasi CPNS.  Demikian penegasan Kepala Badan Kepegawaian Daerah Filson Gundo S.Sos,MM kepada wartawan Jumat 30 Juli 2021 kemarin.

Filson  mengatakan jumlah tersebut terdiri dari Calon Pegawai  Negeri Sipil (CPNS) dengan rincian tenaga kesehatan sebanyak 202 orang dan tenaga teknis lainnya sebanyak 81 orang, sehingga untuk tahun 2021 formasi CPNS  sebanyak 283 formasi.

Selain itu tambah Filson, Pemerintah Kabupaten Poso juga mendapat alokasi  Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sebanyak 752 formasi  untuk tenaga guru, sehingga total jumlah formasi yang diterima   di Poso sebanyak 1035 formasi.

Tahapan seleksi CPNS bersama PPPK  2021 ini sendiri sementara berlangsung dan sekarang masuk tahapan verifikasi berkas hingga selanjutnya ada masa sanggah dari peserta yang tidak lolos berkas,” diberi ruang atau waktu masa sanggah bagi siapa saja peserta yang merasa keberatan seandainya persyaratan administrasi tidak atau belum lengkap, tim verifikasi berkas bekerja sesuai aturan berdasarkan aplikasi dari BKN,” tegas Filson Gundo.

“Sehingga praktis, sejak awal Juli lalu hingga sekarang,  panitia sudah mulai disibukkan dengan aktifitas pemilahan dan verifikasi berkas administrasi peserta,” sambung Filson.

Ia pun menyampaikan dari keseluruhan formasi yang ada, tidak semua organisasi perangkat daerah (OPD) membuka formasi CPNS. Disebutkan Filson, hanya beberapa  OPD di Pemkab Poso  yang mendapat kuota penerimaan CPNS dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Adapun  OPD tersebut antara lain, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kesehatan, RSUD Poso, PUPR, Dinas Pertanian, DLH serta beberapa Bagian di Sekretariat Daerah Pemkab Poso.

“Jadi tidak semua OPD mendapat jatah atau kuota formasi dari kementerian. Meski demikian, untuk seleksi CPNS tahun ini, Pemkab Poso  mendapatkan jatah formasi yang cukup banyak dibandingkan tahun-tahun  sebelumnya,” ujar Filson.

Terpisah, Sekretaris Daerah Kabupaten Poso Yan Guluda SH MH juga menyebutkan, setiap tahun, kurang lebih 200 ASN memasuki usia pensiun dan terbanyak dari guru, sehingga penerimaan PPPK sebanyak 752 orang tahun 2021  adalah bentuk kesyukuran Pemkab Poso kepada Pemerintah Pusat.

Dirinya berharap pelaksanaan seleksi CPNS  tahun 2021 akan lebih baik dari tahun sebelumnya yang juga dihadapkan pada situasi pandemi Covid-19. Belajar dari pengalaman tahun kemarin, Yan berharap panitia sudah lebih siap. Termasuk mengantisipasi kasus penipuan penerimaan CPNS  yang biasanya marak.

“Tunjukkan sikap profesional dan sampaikan ke publik bahwa pelaksanaan seleksi CPNS  ini dilakukan langsung oleh pemerintah pusat melalui sistem Computer Assisted Test,” tegas Yan.

Dirinya juga berharap dari 1035  formasi itu akan terpilih ASN yang memiliki integritas, nasionalisme, profesionalisme dan wawasan global yang luas, sehingga terwujud smart ASN.

Reporter: Saiful Sulayapi
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas