Wagub H Ma’mun Amir memimpin rapat yang membahas percepatan pembangunan jalur lingkar Kota Palu-Sigi-Palu di ruang kerja Wagub Sulteng, Rabu (20/10). (Foto: Admin Pimpinan)

Palu, Metrosulawesi.id – Pemerintah Provinsi Sulteng akan membangun jalan lingkar yang menghubungkan Kota Palu dan Kabupaten Sigi. Nama jalan lingkar itu adalah Kota Palu-Sigi-Palu.

Namun pembangunannya belum segera dilakukan karena masih terkendala pembebasan lahan. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Bina Marga dan Tata Ruang Syafullah Djafar dalam rapat Percepatan Pembangunan Jalur Lingkar Kota Palu-Sigi-Palu yang dipimpin Wagub Sulteng, H Ma’mun Amir, Rabu (20/10).

Rapat itu juga dihadiri Kepala Balai Jalan PUPR, Kepala Dinas Tata Ruang Kota Palu Moh. Rizal, dan Bupati Sigi Irwan Lapata. Kadis Syaifullah Djafar mengatakan, program pembangunan jalan lingkar sepanjang 42 km itu telah masuk tahap pelelangan pekerjaan.

Tetapi untuk memulai pekerjaan belum dipastikan karena masih terkendala pembebasan tanah di wilayah Kota Palu dan Kabupaten Sigi. Kadis Syaifullah berharap Pemerintah Kota Palu dan Kabupaten Sigi dapat menganggarkan biaya pembebasan tanah.

Bupati Sigi Irwan Lapata menyampaikan terkait dengan pembebasan lahannya tidak ada masalah. Sebab tidak ada pembebasan lahan yang harus dilakukan pemda.

Sementara Kepala Dinas Tata Ruang Kota Palu Moh. Rizal mengatakan, pelaksanaan pembebasan tanah pada lokasi pembangunan jalan lingkar Kota Palu, diperlukan dokumen perencanaannya untuk diberikan kepada Tim Appraisal dan mengetahui lokasi yang dibebaskan.

‘’Saat ini dalam proses pembebasan tanah sangat hati hati. Salah mengambil kebijakan bisa saja yang kita anggap tidak ada kesalahan, bisa menimbulkan masalah olehnya perlu kehati-hatian,’’ katanya.

Wakil Gubernur H Ma’mun Amir mengatakan perlunya koordinasi antara Kota Palu dan Balai Jalan terkait dengan dokumen yang dibutuhkan.

Menurut Wagub, ketentuan bahwa lahan di atas 5 hektar dibebaskan oleh pemerintah provinsi, maka perlu disampaikan ke gubernur untuk memutuskan alokasi dukungan anggarannya.

Wagub berharap pembangunan jalan lingkar itu tidak terhambat karena anggarannya sudah tersedia melalui alokasi anggaran Loan JICA.

‘’Jadi diharapkan ditingkatkan koordinasi sehingga permasalahan yang ada bisa terselesaikan dengan baik,’’ kata Wagub.

Reporter: Syahril Hantono

Ayo tulis komentar cerdas