KUMPUL JURNALIS - Kepala OJK Sulawesi Tengah Gamal Abdul Kahar saat menyampaikan sambutan di kegiatan Kumpul Jurnalis 2021 di Tentena, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Rabu 24 November 2021. (Foto: Metrosulawesi/ Tahmil Burhanuddin)
  • OJK Imbau Tetap Waspada

Tentena, Metrosulawesi.id – Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), ada ratusan ribu masyarakat di Sulawesi Tengah yang sudah memanfaatkan aplikasi atau platform pinjaman online (Pinjol).

Menurut Kepala Sub Bagian (Kasubag) Edukasi Perlindungan Konsumen (EPK) OJK Sulawesi Tengah Wahyu Kresnanto, total sebanyak Rp695,97 miliar dana pinjaman telah disalurkan melalui aplikasi Pinjol.

Dana lebih dari setengah miliar itu disalurkan melalui Pinjol legal atau telah berizin dan terdaftar di OJK.

“Jumlah Pinjol yang legal itu ada 104 platform. Sebanyak 101 platform berizin dan 3 platform terdaftar (per 25 Oktober 2021),” ungkap Wahyu dalam kegiatan Kumpul Jurnalis Sulawesi Tengah 2021, Selasa 24 November 2021.

Total pinjaman tersebut berasal dari 167.078 rekening peminjam di Sulawesi Tengah hingga 30 September 2021. Adapun tingkat kredit macet dari total kredit melalui Pinjol nilainya sebesar 1,14 persen.

Sementara itu, Wahyu juga mengingatkan agar masyarakat waspada dalam memanfaatkan platform Pinjol. Karena sampai saat ini banyak masyarakat menjadi korban Pinjol tidak berizin. Data OJK, setidaknya ada 3.631 Pinjol ilegal yang beroperasi. Jumlahnya jauh lebih banyak dibandingkan Pinjol legal yang sudah mengantongi izin OJK.

Reporter: Tahmil Burhanuddin
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas