PENYERAHAN - Ketua PGRI Sulteng, Syam Zaini, saat menerima secara simbolis bantuan hibah mobil operasional yang diberikan oleh Asisten Adm Umum, Hukum dan Organisasi Setda Provinsi Sulteng, Mulyono, dihalaman Kantor Wali Kota Palu, Kamis, 25 November 2021. (Foto: Metrosulawesi/ Moh Fadel)
  • Ringankan Konsolidasi Organisasi ke Kabupaten Kota

Palu, Metrosulawesi.id – Di momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Persatuan Guru Republik Indonesia (PRGI) dan Hari Guru Nasional (HGN) 2021, PGRI Provinsi Sulteng mendapatkan bantuan hibah mobil operasional dari Pemerintah Provinsi Sulteng.

“Alhamdulillah di HUT PGRI dan Hari Guru Nasional, pemerintah provinsi Sulteng menghibahkan satu unit mobil operasional jenis Avanza, terhadap pengurus PGRI Sulteng. Olehnya itu atas nama seluruh guru di Sulteng saya mengucapkan terimakasih kepada pihak pemerintah provinsi,” kata Syam Zaini, usai mengikuti acara seremonial peringatan HUT PGRI dan HGN, di halaman Kantor Wali Kota Palu, Kamis, 25 November 2021.

Tentunya, kata Syam Zaini, kendaraan tersebut dapat meringankan konsolidasi maupun kegiatan lainnya dalam melaksanakan tugas terkait PGRI di lintas kabupaten/kota.

“Perlu diketahui bahwa PGRI Sulteng ini mengkoordinir 13 kabupaten dan kota. Tentunya wilayah dan medan yang berjauhan bukan hal yang mudah. Tentunya dengan adanya bantuan fasilitas mobil, kita tidak lagi menyewa mobil ketika kita ada kegiatan di kabupaten, ataupun kegiatan lainnya yang berhubungan dengan organisasi,” ujarnya.

Syam Zaini mengaku, bantuan mobil operasional ini baru pertamakalinya diberikan oleh pemerintah provinsi di era tahun ini. Selama berdirinya PGRI Sulteng belum pernah ada dana hibah apapun.

“Olehnya itu kendaraan operasional ini tentu sangat mengembirakan para guru sebagai anggota PGRI, maupun pengurus. Tentunya kami akan melakukan kegiatan secara maksimal dengan adanya mobil tersebut, dan juga menambah motivasi kami untuk senantiasa berbuat maksimal untuk kebermanfaatan guru dan pendidikan umumnya di Sulteng,” jelasnya.

Selain itu kata Syam Zaini, PGRI juga mengucapkan terimakasih kepada pemerintah pusat maupun daerah, yang responsif terhadap permasalahan guru yang selalu diperjuangan PGRI. Dengan adanya penerimaan aparatur sipil negara melalui Pegawai Pemerintah Perjajian Kerja (PPPK) tahun 2021, telah memberikan peluang dan kesempatan bagi para guru honorer untuk mengikutinya. Namun dalam sistem pelayanannya masih memerlukan perbaikan lagi di masa yang akan datang.

“Kami juga berharap kepada pemerintah agar memberikan perhatian khusus kepada guru honorer di daerah 3T atau terpencil, yang sekarang ini membutuhkan kejelasan tentang status mereka sebagai guru dan tenaga kependidikan. Mohon kiranya model rekrutmen guru honorer dan tenaga kependidikan khususnya di daerah 3T dilakukan sesama guru dari daerah tersebut dengan pola dipersiapkan secara tersendiri,” pungkasnya.

Syam Zaini mengatakan, PGRI terus berkomitmen dalam memperjuangkan nasib para guru honorer dan tenaga kependidikan kategori maupun non kategori di bawah Kemendikbud Ristek, dan Kemenag. Khususnya mereka yang berusia diatas 35 tahun agar diberikan kesempatan menjadi ASN melalui jalur PPPK.

Peringatan HUT ke-76 PGRI dan HGN ini turut dihadiri sejumlah pejabat provinsi Sulteng dan Kota Palu, diantaranya Ketua DPRD Sulteng, Nilam Sari Lawira, Asisten Adm Umum, Hukum dan Organisasi Setda Provinsi Sulteng, Mulyono, serta Wakil Wali Kota Palu, dr Reny Lamadjido.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas