Ambotuwo. (Foto: Metrosulawesi/ Moh Fadel)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Ambotuwo mengungkapkan, Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) khusus untuk jenjang SMP se-Kota Palu diutamakan para siswa yang telah mengikuti vaksinasi. Aturan tersebut sesuai dengan Surat Edaran (SE) yang dikeluarkan Wali Kota Palu.

“Sebelumnya memang Pemerintah Kota Palu menggenjot pelaksanaan vaksinasi pelajar khusus untuk tingkat SMP. Jadi saat ini hampir seluruh SMP di Kota Palu telah melaksanakan vaksinasi tetapi memang jumlah siswa yang mengikuti vaksinasi belum sampai 100 persen, karena proses vaksinasi tidak dipaksakan,” kata Ambotuwo, melalui ponselnya, belum lama ini.

Olehnya kata Ambotuwo, dengan adanya program vaksinasi pelajar tersebut, Pemkot mengambil langkah untuk bisa melaksanakan PTM. Sementara khusus untuk tingkat SMP yang telah mendapatkan program vaksinasi, diutamakan siswa yang telah melakukan vaksinasi untuk mengikuti PTM.

“Dengan adanya aturan tersebut sudah jelas, bahwa pelaksanaan PTM untuk tingkat SMP diutamakan para siswa yang telah mengikuti vaksinasi,” ujarnya.

Kata dia, proses pelaksanaan PTM terbatas nantinya diserahkan kepada sekolah masing-masing untuk mengaturnya.

“Nantinya pihak sekolah akan mengatur siswa yang telah mengikuti vaksinasi dan belum. Sebab memang siswa yang belum ikut vaksinasi harus tetap mendapatkan pembelajaran secara maksimal melalui dalam jaringan (daring),” katanya.

Ambotuwo mengatakan, PTM terbatas ini masih dalam tahap uji coba. Jika nantinya bisa berjalan dengan baik, maka seluruh sekolah bisa melaksanakan PTM kepada seluruh siswanya. Karena itu, pihaknya meminta pihak sekolah untuk bisa mengikuti aturan yang ada.

“Jadi seluruh sekolah harus bisa mengikuti peraturan dari Wali Kota Palu untuk bisa melaksanakan PTM bagi para siswa yang telah mengikuti proses vaksinasi. Kami juga akan melihat ke depan apakah nantinya akan ada aturan baru atau bagaimana. Sebab ini merupakan uji coba untuk ke depannya lebih baik,” tegasnya.

Olehnya itu Ambotuwo mengimbau agar pihak sekolah tetap mempersiapkan diri untuk melaksanaan PTM.

“Jadi sebelum PTM sekolah harus bisa melaksanakan simulasi bersama para guru agar proses PTM bisa berjalan dengan lancar,” ungkapnya.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas