Munari. (Foto: Istimewa)
  • Prokes Ketat, Pendamping Wisudawan Satu Orang

Palu, Metrosulawesi.id – Universitas Tadulako (Untad) melaksanakan wisuda perdana di masa pandemi Covid-19 untuk periode 101-106. Wisuda akan dilaksanakan empat hari berturut-turut mulai pagi ini, Senin-Kamis, 25-28 Oktober 2021 di Lapangan Upacara Untad.

Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Perencanaan (BAKP) Untad, Dr Ir H Munari ST SH MM, menerangkan jumlah peserta wisuda sebanyak 4.782 orang lulusan program diploma, sarjana, dan pascarsarjana. Dipastikan pelaksanaan akan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Sebenarnya jumlah wisudawan sekitar 7.000-an, tapi banyak yang tidak memenuhi persyaratan di antaranya belum vaksin. Pendamping wisudawan satu orang saja dan harus vaksin serta memakai masker,” terang Munari kepada Metrosulawesi, Ahad 24 Oktober 2021.

Dia menegaskan yang bisa masuk ke area wisuda hanya wisudawan, pendamping, dan pengemudi atau driver dengan menunjukkan undangan wisuda. Selanjutnya panitia akan melakukan serangkaian pemeriksaan untuk penerapan prokes di antaranya pengukuran suhu tubuh.

Wisudawan dan pendamping menggunakan aplikasi PeduliLindungi wajib memindai/scan barcode vaksinasi Covid-19 yang telah disiapkan panitia. Ini untuk membuktikan telah mengikuti vaksinasi sebagai salah satu syarat dalam pelaksanaan wisuda Untad.

Munari mengatakan panitia telah menyiapkan puluhan tempat cuci tangan di sekitar area wisuda di Lapangan Untad. Tujuannya untuk memudahkan wisudawan dan pendamping saat akan mencuci tangan sebelum masuk ke lokasi acara.

Wisudawan dan pendamping akan ditempatkan secara terpisah di tenda-tenda yang disiapkan panitia. Tempat duduk masing-masing wisudawan diberi jarak 1,5 meter, demikian pula pendamping.

“Jadi nanti yang dibagian depan wisudawan, di belakang pendamping. Nanti kalau tidak cukup pendamping di bagian kiri-kanan atau sayap tenda. Kita siapkan tenda dengan kapasitas 1.200 orang,” ujar Munari yang juga selaku wisudawan Program Doktoral Untad.

Dikatakan, pelaksanaan wisuda secara umum tidak jauh berbeda dari sebelum-sebelumnya. Hanya saja untuk jabat tangan ditiadakan mengingat pelaksanaan wisuda masih di tengah pandemi Covid-19.

Secara teknis, hari pertama tetap akan diadakan seremoni pembukaan wisuda dipimpin Ketua Senat Untad. Setelahnya dilanjutkan dengan penyampaian pesan almamater oleh Rektor Untad. Berikutnya masuk puncak acara dengan pemindahan tali toga yang akan diawali lulusan pasca sarjana.

“Hanya hari pertama saja seremoni pembukaan, hari berikutnya langsung pemindahan tali toga,” ucap Munari.

Dalam sehari, wisuda dilaksanakan dua sesi yaitu pagi mulai pukul 07.30 sampai 12.00 WITA dan siang mulai pukul 13.30 sampai 17.30 WITA. Hari pertama Senin, 25 Oktober, jumlah wisudawan 1.050 orang dengan pembagian sesi pagi, wisudawan pascarjana dan program sarjana fakultas kedokteran. Sesi siang, wisudawan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).

Hari kedua Selasa, 26 Oktober, jumlah wisudawan 1.274 orang dengan pembagian sesi pagi, masih FKIP dilanjutkan FISIP dan Fakultas Kehutanan pada sesi siang. Hari ketiga Rabu, 27 Oktober, jumlah wisudawan 1.272 orang dengan pembagian sesi pagi, Fakultas Hukum dan Fakultas MIPA. Sesi siang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

Hari terakhir Kamis, 28 Oktober, jumlah wisudawan 1.182 orang dengan pembagian sesi pagi, Fakultas Teknik dan Fakultas Kesehatan Masyarakat. Sesi siang, Fakultas Pertanian dan Fakultas Peternakan Perikanan.

“Saya sudah sampaikan ke pak Rektor agar minum vitamin memang,” tandas Munari.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas