Moh. Rivai. (Foto: Istimewa)

Parimo, Metrosulawesi.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong akan mengajukan rancangan Peraturan Bupati (Perbub) tentang pedoman status kedaruratan bencana. Sebelumnya, telah melakukan finalisasi beberapa hari yang lalu.

“Perbup sudah final tinggal melakukan beberapa kali rapat dengan sejumlah OPD terkait, setelah itu kami akan ajukan ke tingkat selanjutnya,” terang Sekretaris BPBD Parimo, Moh Rivai baru – baru ini di Parigi.

Selain itu kata Rivai, bahwa dalam waktu dekat pihaknya membawa rancangan Perbup tersebut ke Pemerintah Provinsi Sulteng dalam hal ini ke Biro Hukum untuk melakukan asistensi, sebelum ditandatangani oleh Bupati Parimo.

“Ada enam kriteria untuk penetapan status kedaruratan bencana dalam rancanangan Perbup tersebut,” jelas Rivai.

Rivai menambahkan, bahwa selama ini untuk menetapkan status kedaruratan bencana, pihaknya tidak memiliki pedoman, sehingga masih menggunakan pedoman pemerintah pusat yang sangat tinggi.

“Sehingga, dengan adanya Perbup tersebut kami akan lebih maksimal lagi dalam penanganan tanggap bencana daerah. Apalagi, berdasarkan Perbup tersebut tiga hari pasca bencana terjadi, harus ditentukan statusnya dalam Surat Keputusan Bupati,” ujarnya.

Reporter: Zulfikar
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas