TURUN LANGSUNG - Kadis Perindag Palu, Ajenkris, turun langsung menertibkan pedagang yang menjajakan dagangannya di atas trotoar jalan dalam kawasan Pasar Masomba, Senin pagi, 10 Januari 2022. (Foto: Metrosulawesi/ Muhammad Faiz Syafar)
  • Jualan di Atas Trotoar

Palu, Metrosulawesi.id – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah menggelar penertiban pedagang di kawasan Pasar Masomba, Kelurahan Tatura Utara, Kecamatan Palu Selatan.

Penertiban yang dimulai pukul 09.30, Senin, 10 Januari 2022 itu menyasar para pedagang yang masih berjualan di atas trotoar jalan.

Kepala Dinas Perindag Palu, Ajenkris, kepada Jurnalis Metrosulawesi, mengungkapkan tindakan itu demi menegaskan berbagai peraturan yang berlaku tentang larangan berdagang di atas trotoar.

Namun dia menekankan tetap mengutamakan sikap lembut dan humanis kepada pedagang.

“Saya sudah mewanti-wanti jajaran (petugas gabungan) agar tetap bersikap santun dan baik, jangan terprovokasi jika ada satu dua pedagang yang menolak ditertibkan,” ujar Ajenkris di sela-sela penertiban.

Penertiban itu pun memindahkan lapak serta membongkar tenda yang memakan bahkan melampaui trotoar, di seluruh jalan dalam kawasan Pasar Masomba.

Petugas gabungan penertiban kali itu terdiri dari Disperindag dan Dinas UMKM, Dishub, Satpol PP sebanyak 45 personel, serta masing-masing 10 personel dari TNI-Polri.

Ajenkris mengungkapkan, pedagang telah diimbau agar tak berjualan di atas trotoar lima hari sebelum penertiban.

“Sudah diperingatkan sebelumnya akan ada penertiban. Jadi hari ini mau tidak mau kami lakukan pembongkaran dan mengangkat lapak-lapak di atas trotoar ke belakang trotoar,” tandas mantan Sekwan DPRD Palu itu.

Pascapenertiban itu akan terus diawasi petugas di lapangan setiap harinya sampai tak ada lagi pedagang yang berdagang di atas trotoar. Suasana damai dan patuh tanpa sedikit pun penolakan terjadi hingga selesai penertiban tersebut.

Reporter: Muhamad Faiz Syafar
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas