Wakapolres Touna Kompol I Made Darma, SH, saat memberikan keterangan pers. Di Mapolres Touna. (Foto: Dok. Polres Touna)

Touna, Metrosulawesi.id – Kepolisian Resor Tojo Una Una (Touna) menggelar Press Release akhir Tahun 2021, yang dilaksanakan di Makopolres Touna, Kamis 30 Desember 2021.

Press Release akhir tahun itu, dipimpin Wakapolres Touna Kompol I Made Darma, SH, yang  didampingi Kasat Narkoba AKP Muh. Irham, SH, Kasubbag Humas Iptu Tryanto, Kanit Pidum Ipda I Made Suwandana, SH dan Kanit Tipikor Ipda Sodang Datuan, SH.

Wakapolres Touna Kompol I Made Darma, dalam kesempatan itu menyampaikan perkembangan situasi kamtibmas di wilayah Polres Touna sampai dengan akhir tahun 2021, yang mencakup kejahatan konvesional, kejahatan terhadap kekayaan negara (Korupsi) kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas serta kejahatan yang menjadi atensi pimpinan Polri yang dijadikan sebagai sasaran prioritas secara kualitas.

Dari kasus yang ditangani Satuan Reskrim Jajaran Polres Touna sepanjang Tahun 2021 sebanyak 252 kasus, sedangkan tahun 2020 sejumlah 208 kasus, naik 44 kasus atau 17 persen dan penyelesaiab kasus tahun 2021 sebesar 69 persen.

“Ada tiga kasus menonjol tahun 2021 yaitu pencurian 83 kasus, penganiayaan 46 kasus, curanmor 3 kasus dan pembunuhan 3 kasus,” ucapnya.

Secara kwantitas, lanjut Kompol I Made Darma, ketiga kasus tersebut mengalami kenaikan bila dibandingkan tahun 2020 yaitu pencurian 65 kasus, naik 78 persen, penganiayaan 33 kasus naik 72 persen, curanmor 3 kasus naik100 persen, pembunuhan 1 kasus naik 100 persen. 

“Sementara perbandingan tindak pidana khusus, tahun 2021 yaitu 10 kasus, selesai 6 kasus atau 60 persen. Sedangkan tahun 2020 laporan 15 kasus, selesai 8 kasus atau 53 persen,” ungkapnya.

Wakapolres Touna juga mengatakan,  untuk kasus tindak pidana Narkoba yang ditangani Polres Touna tahun 2021 adalah 30 kasus. Sedangkan tahun 2020 sejumlah 14 kasus meningkat 16 kasus atau 100 persen.  

“Untuk penyelesaian perkara Narkoba tahun 2021 sebesar 90 persen,” ujarnya.

Demikian juga dengan barang bukti yang disita juga mengalami peningkatan baik barang bukti sabu, ganja, extasi, tembakau gorila dan obat psikotropika. Sedangkan tersangka yang terlibat dalam penyalahgunaan Narkoba juga mengalami peningkatan dari tahun 2020 sebanyak 23 tersangka di tahun 2021 menjadi 48 tersangka atau meningkat 100 persen.

Selanjutnya, Kompol I Made Darma, menerangjkan jumlah angka kecelakaan Lalu Lintas tahun 2020 dibandingkan tahun 2021 menurun, kecelakaan tahun 2020 sebanyak 76 kasus, sementara tahun 2021 sebanyak 64 kasus Laka, turun 12 kasus atau 15,78 persen.

“Korban meninggal dunia tahun 2020 sebanyak 22 jiwa, tahun 2021 sebanyak 16 jiwa, turun 6 kasus atau 27 persen. Korban luka berat tahun 2020 sebanyak 21 orang, tahun 2021 sebanyak 26 orang atau meningkatkan 23,8 persen. Korban luka ringan tahun 2020 sebanyak 140 orang, tahun 2021 sebanyak 98 orang atau turun 30 persen,” ujarnya.

Reporter: Djunaedi
Editor: Sudirman

Ayo tulis komentar cerdas