Home Sigi

Stimulan Tahap II Terkendala LPj TP4

RAPAT - Rapat evaluasi penyelesaian stimulan tahap II dan evaluasi kinerja TP4, di Desa Maku, Kecamatan Dolo. (Foto: Metrosulawesi/ Ariston Aporema Sorisi)

Sigi, Metrosulawesi.id – Laporan Pertanggungjawaban (Lpj) Tim Pendamping Percepatan Pembangunan Perumaham (TP4) menjadi salah satu kendala dalam penyaluran dana stimulan tahap II di Kabupaten Sigi.

“Salah satu kendala dalam penyaluran stimulan tahap II adalah laporan pertanggungjawaban (LPj) TP4 kepada BPBD dalam hal pendataan,” ungkap Asisten II Bidang Pembangunan dan Ekonomi Setda Sigi, H. Iskandar Nongtji kepada media ini disela-sela rapat evaluasi penyelesaian stimulan tahap II dan evaluasi kinerja TP4, di Desa Maku, Kecamatan Dolo, Senin, 12 April 2021.

Olehnya, Iskandar meminta ketegasan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sigi kepada TP4 terkait hal tersebut agar penyaluran stimulan cepat terselesaikan.

“Ini juga perlu ada ketegasan dari BPBD terkait hal tersebut (LPj),” ujarnya.

Iskandar mengungkapkan, dana stimulan di Kabupaten Sigi telah tersalurkan di 18.519 rekening Kepala Keluarga (KK) dari total penerima 20.379 KK. Baik kategori rumah rusak berat (RB), rusak sedang (RS) maupun kategori rumah rusak ringan (RR), dengan total anggaran Rp404 miliar lebih.

“Artinya dari 20.379 KK, masih ada 1.860 KK yang belum tersalurkan dana stimulan,” jelasnya.

“Penyaluran stimulan tahap II ditargetkan bulan Mei 2021 selesai,” tambahnya.

Dijelaskannya, berdasarkan verifikasi validasi data ‘By Name By Adress’ (BNBA), jumlah awal penerima stimulan 24.219 KK. Namun setelah dilakukan verifikasi ulang data BNBA, data pasti yang menerima stimulan jumlahnya 20.379 KK, terdiri dari RB 3.929 kk, RS 5.236 kk dan RR 11.214 kk.

“Untuk pagu anggaran stimulan tahap II berjumlah Rp544.555.000.000, sementara yang sudah dicairkan berjumlah Rp404.315.000.000,” tutupnya.

Dalam rapat tersebut juga dihadiri Kepala BNI Sigi, Cici V Kampey yang menjelaskan terkait progres pencairan stimulan tahap II di Kabupaten Sigi.

Reporter: Ariston Aporema Sorisi
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas