RSUD Anuntaloko Parigi. (Foto: Istimewa)

Parimo, Metrosulawesi.id – Pemerintah Daerah Kabupaten Parigi Moutong melalui tim Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Parigi Moutong menyepakati pembagian tiga zona rumah sakit rujukan untuk pasien terkonfirmasi positif virus Corona.

Pasien COVID-19 dari wilayah Kecamatan Sausu sampai Kecamatan Kasimbar rujukannya di Rumah Sakit Anuntaloko Parigi.

Selanjutnya dari wilayah Kecamatan Tinombo Selatan sampai dengan Kecamatan Ongka Malino di Rumah Sakit Raja Tombolotutu Tinombo. Sedangkan untuk wilayah Kecamatan Bolano sampai Kecamatan Moutong di Rumah Sakit Buluye Nopoae Moutong.

Hal itu diungkapkan Juru Bicara (Jubir) COVID-19 Parimo, Irwan melalui ponselnya, Senin 2 Agustus 2021. Menurut Irwan, sengaja dibagi menjadi tiga dikarenakan lonjakan pasien terkonfirmasi positif.

“Yang mana pada tahun 2020 kemarin, Rumah Sakit Raja Tombolotutu ditunjuk sebagai tempat rujukan COVID-19 dan Perbupnya sudah ada, karena lonjakan COVID-19 semakin tinggi maka kita bagi menjadi 3 rumah sakit rujukan di Parimo,” kata Irwan.

Selanjutnya kata Irwan, Satgas COVID-19 akan bergerak cepat dan melibatkan tim ahli kedokteran untuk definisi operasional secara teknis terkait pasien COVID-19 yang akan dirawat baik sakit ringan, sakit sedang maupun sakit berat.

“Olehnya, secara teknis tidak mungkin yang gawat atau yang sakit berat dirawat di Rumah Sakit Raja Tombolotutu karena terkait dengan fasilitas dan SDM yang belum memadai maka yang sakit parah otomatis tidak melalui Rumah Sakit Tinombo tetapi harus langsung ke Anuntaloko. Oleh karena itu, tim dokterlah nanti yang menyepakati definisi operasionalnya seperti apa yang parah seperti apa yang sedang seperti apa pasien ringan,” terangnya.

Reporter: Zulfikar
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas