VAKSIN LANSIA - Vaksinasi Covid-19 tahap kedua terhadap lansia di Kota Palu terus dilakukan. (Foto: Ist/ Dok. metrosulawesi.id)
  • 665 Positif, 290 Sembuh, 20 Meninggal, 1.704 Dirawat

Palu, Metrosulawesi.id Inilah update informasi sebaran angka konfirmasi positif akibat Covid-19 atau virus Corona di 12 kabupaten dan satu kota di Sulawesi Tengah (Sulteng), Rabu 4 Agustus 20221.

Pada Rabu hari ini, tercatat jumlah pasien yang terkonfirmasi positif terpapar Covid-19 bertambah sebanyak 665 pasien.

Jumlah ini lebih rendah  dari jumlah angka pasien yang terkonfirmasi positif terpapar Covid-19 pada hari sebelumnya, Selasa (3/8/20212) yakni 827 orang.

Dengan tambahan angka positif berjumlah 665 orang, maka total jumlah pasien yang terkonfirmasi positif akibat virus Corona di Sulteng pada hari ini, melampaui angka 25.000 yakni 25.489 orang.

Dari data yang direlease Dinas Kesehatan Sulteng yang tertera pada Pusat Data Nasional (Pusdatina) Covid-19 Sulteng, Kota Palu  memiliki tingkat kasus konfirmasi positif tertinggi dengan 264 orang.

Daerah selanjutnya yang menjadi penyumbang terbanyak yakni Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) dengan 83 orang, Tojo Una Una dengan 54, dan Morowali  dengan 51 orang.

Berikutnya, di Buol dan Banggai masing-masing dengan tambahan 35 orang, Morowali Utara (Morut) 31 orang. Di Poso 29 orang, Sigi 21 orang, serta Donggala dan Toli-Toli bertambah masing-masing 20 orang.

Dua kabupaten pulau yakni Banggai Kepulauan (Bangkep) dan Banggai Laut (Balut) menyumbang pasien baru positif di bawah angka 20, yakni Balut 19 orang, sedangkan Bangkep bertambah tiga orang.

Sumber: Pusdatina Covid-19 Sulteng.

Kabar baiknya, ada sejumlah 290 pasien yang berhasil sembuh dari Covid-19.

Total jumlah pasien sembuh saat ini berjumlah 17.209 orang dari pasien sebelumnya yang sebanyak 16.919 orang.

Poso menjadi daerah terbanyak pasien yang sudah bebas dari virus Corona yakni 71 orang. Disusul Banggai dengan jumlah 57 orang, di Sigi 39 pasien sembuh, Morut 34 orang, dan Tojo Una Una bertambah 30 pasien sembuh.

Lalu, berikutnya di Morowali 18 pasien sembuh, Balut 17 orang, Donggala dan Buol masing-masing enam pasien sembuh, Toli-Toli dan Kota Palu masing-masing lima pasien sembuh, serta dua pasien sembuh lainnya ada di Bangkep.

 Sementara itu, tercatat jumlah pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia bertambah sebanyak 20 korban.

Jumlah ini lebih banyak bila dibandingkan dengan  jumlah angka kematian pada hari sebelumnya, yakni 16 korban.

Dengan tambahan angka kematian 20 korban, maka jumlah pasien meninggal dunia akibat virus Corona pada hari ini menjadi 721 korban.

Banggai melaporkan ada 13 pasien Covid-19 tutup usia, disusul berturut-turut Morowali dua pasien meninggal. Sedangkan lima pasien lainnya berasal dari Kota Palu, Sigi, Tojo Una Una, Buol dan Bangkep.

Pasien aktif Covid-19 yang menjalani perawatan di rumah sakit dan isolasi mandiri, saat ini berjumlah 7.599 orang.

Kota Palu masih nemepati peringkat pertama jumlah pasien Covid-19 yakni 1.704 pasien. Dari jumlah itu 1.397 orang terpapar virus Corona memilih menjalani perawatan isolasi mandiri di rumah.

Terbanyak kedua ada di Banggai dengan jumlah 1.169 pasien, ketiga ada di Sigi dengan 681 pasien, Toli-Toli dengan 670 pasien. Selanjutnya di Poso dengan 666 pasien, Tojo Una Una 607 pasien.

Kemudian di Morut ada 536 pasien, Morowali 486 pasien, Parimo 436 pasien, Donggala 216 pasien. Di Buol ada 188 pasien, Bangkep 142 pasien, serta Balut dengan 148 pasien.

UPT Laboratorium Dinas Kesehatan Sulteng per hari ini, Rabu (4/8/2021) masih melakukan pemeriksaan terhadap 1.558 sampel.

ILUSTRASI – Protokol Kesehatan 5M. (Foto: Ist)

Mengalahkan penyebaran dan penularan virus Corona tidak mudah. Namun, beragam upaya terus dilakukan para ahli dan penduduk global demi mengakhiri ancaman virus yang terus menyerang bertubi-tubi. Di beberapa provinsi, termasuk Sulteng, pemerintah membuat pendoman dan protokol kesehatan untuk menghadapi virus Corona.

Protokol kesehatan ini dikenal dengan sebutan 5M. Sudah tahu apa saja protokol kesehatan 5M untuk membantu pencegahan penularan virus Corona? Berikut ini protokol kesehatan 5M tersebut:

1. Mencuci Tangan

2. Memakai Masker

3. Menjaga Jarak

4. Menjauhi Kerumunan

5. Mengurangi Mobilitas

Virus penyebab Corona bisa berada di mana saja. Jadi, semakin banyak dirimu menghabiskan waktu di luar rumah, maka semakin tinggi pula terpapar virus jahat ini. Oleh karena itu, bila tidak ada keperluan yang mendesak, tetaplah berada di rumah.

Menurut Kemenkes, meski sehat dan tidak ada gejala penyakit, belum tentu dirimu pulang ke rumah dengan keadaan yang masih sama. Pasalnya, virus Corona dapat menyebar dan menginfeksi seseorang dengan cepat. (*/is)

Ayo tulis komentar cerdas