PERLU DISINFEKTAN - Anggota DPRD Banggai Laut meminta agar Puskesmas Banggai, Kabupaten Banggai Laut disemprot disinfektan. (Foto: Metrosulawesi/ Purnomo Lamala)

Balut, Metrosulawesi.id – Jumlah pasien yang terinfeksi virus corona di Kabupaten Banggai Laut kian tak terkendali. Jumlah komulatif kasus Covid-19 di Banggai Laut menjadi 163 orang. Di tengah meroketnya orang terinfeksi virus corona, kinerja satuan tugas atau Satgas Covid-19 Banggai Laut disorot sejumlah kalangan, kinerja satgas dalam menekan laju penyebaran pagebluk Covid-19 dinilai tak memiliki hasil konkret di lapangan.

Anggota Komisi III DPRD Ardianto Agusalim menilai selama ini Satgas Covid-19 tidak pernah atau tidak ada upaya menekan laju penyebaran pagebluk virus corona di Banggai Laut.

“Kami dari komisi III meminta rapat yang kemarin diskorsing dilanjutkan dengan menghadirkan Satgas Covid-19,” tegas Ardianto akhir pekan lalu.

Kinerja Satgas Covid-19 yang buruk itu semestinya direspons cepat oleh Bupati Sofyan Kaepa dengan mengevaluasi total kinerja Satgas Covid-19. Karena kepemimpinan yang kuat amat dibutuhkan pada masa multikrisis seperti ini.

“Saya mau Ketua, Sekretaris, Bendahara bahkan juru bicara untuk duduk bersama dengan tenaga kesehatan yang tengah berjuang saat ini,” tekan Anggota DPRD dapil Bokan Kepulauan itu.

Bupati Sofyan harus berani mengambil peran lebih besar dalam menekan laju penyebaran pagebluk ini dengan cara mengoreksi kinerja Satgas Covid-19 yang kibang kibut itu. agar publik tak menilai pemerintah tidak becus menakan angka kasus Covid-19 di Kabupaten paling timur Provinsi Sulawesi Tengah itu.

Anggota DPRD dari partai NasDem itu membeberkan bahwa banyak tenaga kesehatan yang saat ini telah terinfeksi virus corona.

“Saat ini belum ada korban meninggal dunia dari tenaga kesehatan, yang ada baru masyarakat umum,” ungkapnya.

Jika tenaga kesehatan banyak yang terinfeksi virus corona imbasnya pelayanan kesehatan akan menjadi sangat kalang kabut. Buktinya per 29 Juli 2021 UPT RSUD Banggai telah mengeluarkan surat pemberitahuan tidak lagi melayani pasien rawat inap hingga waktu yang tidak ditentukan dikarenakan 24 orang tenaga kesehatan dan staff di UPT RSUD tersebut terinfeksi corona.

Selain rumah sakit, di Puskesmas Banggai. tenaga kesehatan yang terinfeksi virus corona ada 8 orang.

“Saya konfirmasi langsung, dan saat ini tenaga kesehatan yang memiliki kontak erat bakal menjalani test swab,” tukas H. Anto sapaanya.

Dalam kesempatan yang sama, Rachman Pattiwael Anggota DPRD dari partai PDIP meminta UPT RSUD dan Puskesmas Banggai segera di-lockdown sementara waktu untuk dilakukan penyemprotan.

“Tolong pak Sekda disampaikan ke pak Bupati,” tandasnya.

Reporter: Purnomo Lamala
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas