Munari. (Foto: Istimewa)

Palu, Metrosulawesi.id – Universitas Tadulako (Untad) memperpanjang waktu pembayaran uang kuliah tunggal (UKT) yang dahulu dikenal SPP. Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan dan Perencanaan Untad, Dr Ir H Munari ST SH MM, mengungkapkan pembayaran UKT semester ganjil tahun akademik 2021-2022 diperpanjang sampai 9 Agustus mendatang.

“Sebenarnya masa pembayaran UKT/SPP dari tanggal 1 sampai 31 Juli, tapi ternyata masih banyak yang belum bayar,” ungkapnya kepada Metrosulawesi, Senin, 2 Agustus 2021.

Munari merincikan hingga 31 Juli, jumlah mahasiswa yang telah membayar UKT sebanyak 39.030 orang. Yang belum melakukan pembayaran sebanyak 4.629 orang tersebar di berbagai fakultas dan angkatan.

“Karena kondisi itu saya melapor sama pak Rektor dan memerintahkan saya menambah waktu pembayaran UKT,” ucap Munari.

Dia mengahrapkan mahasiswa memanfaatkan waktu perpanjangan untuk segera membayar UKT. Mahasiswa juga diimbau memanfaatkan pembayaran UKT melalui mesin anjungan tunai mandiri (ATM).

Pembayaran melalui ATM mempermudah mahasiswa karena tidak harus mengantre dan mencegah kerumunan. Menurut Munari, pihaknya telah melakukan sosialiasi ke semua fakultas terkait tata cara pembayaran UKT melalui ATM.

“Fakultas-fakultas sudah kita kasih banner proses pembayaran UKT via ATM,” tandas Munari.

Sebelumnya diberitakan, pembayaran UKT Untad semester ganjil tahun akademik 2021-2022 dibuka sebulan mulai 1 samai 30 Juli 2021.

“Saya imbau mahasiswa bayar di ATM (anjungan tunai mandiri) agar tidak berkerumun di bank. Dan tentunya bisa bayar di malam hari serta tidak perlu berdesak-desakan,” ungkap Munari, Kamis, 8 Juli 2021.

Dia mengatakan telah meminta pihak bank yang bekerjasama dengan Untad dalam pelayanan UKT agar menyiapkan alur pembayaran melalui ATM. Tujuannya untuk mencegah kerumunan yang berpotensi menjadi penyebaran virus corona (Covid-19).

Munari menyebut ada tiga bank yang digandeng dalam pelayanan pembayaran UKT mahasiswa Untad yaitu Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Syariah Indonesia (BSI), dan Bank Mandiri Syariah (BMS).

BNI melayani pembayaran UKT khusus mahasiswa FKIP, FISIP, Fekon, Fakum, FMIPA, Kehutanan, Kedokteran, dan Kesmas. Untuk BSI melayani mahasiswa Faperta, Fatek, dan Fapetkan. Sementara BMS hanya melayani mahasiswa teknik lingkungan. Untuk mahasiswa pascasarjana menyesuaikan dengan fakultas atau program studi.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas