Andi Aulia. (Foto: Metrosulawesi/ Tamsyir Ramli)
  • Jumlah Babuk 95,062 Gram Terbesar dalam Wilayah Hukum Kejati Sulteng

Donggala, Metrosulawesi.id – Tiga pengedar sabu seberat 95,062 gram dituntut hukuman mati dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Donggala, Selasa 11 Januari 2022. Ketiga terdakwa itu Alfian Awuimbas bin Morens Awumbas, Jaherang bin Muhammad Tahir dan terdakwa Mas’ud.

Sidang pembacaan tuntutan ketiga terdakwa dipimpin oleh hakim ketua Ni Kadek Susantiani SH, MH dan dua anggotanya Armawan SH, MH serta Vicencius SH, MH.Sementara Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang membacakan tuntutannya, Muhammad Rifaizal SH.

“Iya benar pak siang tadi sidangnya sekitar pukul 14.30 wita, tiga pengedar sabu seberat 95,062 gram dituntut mati.Tiga pengedar sabu yang dituntut mati adalah Alfian Awumbas Bin Morens Awumbas, Jaherang Bin Muhammad Tahir, dan Mas Ud,” kata juru bicara PN Donggala Andi Aulia Rahman, SH MH, di kantornya, Selasa sore 11 Januari 2022.

Andi Aulia menjelaskan terdakwa Alfian Awumbas Bin Morens Awumbas bersama dua rekannya didakwa melakukan tindak pidana permufakatan jahat tanpa hak atau melawan hukum menjadi perantara dalam jual beli Narkotika Golongan I dalam bentuk bukan tanaman dengan berat keseluruhannya kurang lebih sejumlah 95.062 gram. Perbuatannya dijerat Pasal 114 ayat (2) Juncto Pasal 132 Ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Lanjut Andi Aulia, Pertimbangan yang memberatkan dari JPU atas tuntutan itu,yakni perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam hal pemberantasan tindak pidana narkotika, jumlah barang bukti dalama perkara para terdakwa sebanyak 95,062 gram dan merupakan barang bukti terbesar dalam wilayah hukum Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah.

“Perbuatan terdakwa dapat merusak generasi muda dalam jumlah yang sangat besar,” ujar Andi Aulia.

Setelah pembacaan tuntutan, majelis hakim kembali menunda persidangan untuk dibuka kembali pada Selasa 18 Januari 2022 dengan agenda penyampaian pledoi dari terdakwa dan kuasa hukum terdakwa.

“Untuk sidang selanjutnya Selasa, 18 Januari 2022 dengan Agenda Pembacaan Pledooi/Pembelaan dari Penasihat Hukum Para Terdakwa,” pungkasnya.

Reporter: Sudirman – Tamsyir Ramli

Ayo tulis komentar cerdas