SERAHKAN HADIAH - Wakil Rektor Bidang Akademik Untad, Dr Lukman M.Hum, menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba seni budaya rangkaian pelepasan peserta PMMDN Untad, Senin 3 Januari 2022. (Foto: Metrosulawesi/ Michael Simanjuntak)

Palu, Metrosulawesi.id – Universitas Tadulako (Untad) melepas peserta inbound program Pertukaran Mahasiswa Merdeka Dalam Negeri (PMMDN) tahun 2021 untuk kembali ke kampus masing-masing. Acara pelepasan berlangsung di Aula Fakultas Kedokteran, Senin 3 Januari 2022.

Koordinator Pusbang MBKM Untad, Drs Anang Wahid M Diah M.Si Ph.D, menerangkan pelaksanaan inbound atau luring PMMDN di Untad berlangsung sekitar dua bulan. Penerimaan berlangsung November 2021, dengan 121 peserta inbound PMMDN, dari 16 perguruan tinggi yang ada di Indonesia.

Kata Anang, merupakan kebanggaan tersendiri, Untad dapat berproses dalam program ini, sejak Maret 2021. Dari proses ini, ada 436 pendaftar yang mendaftar untuk PMMDN di Untad.

“PMMDN di Untad, ada 172 mata kuliah unggulan, dengan 350-an dosen mentor, serta tambahan 24 dosen Modul Nasional,” terang Anang.

Sementara mahasiswa Untad ada 231 orang yang mengikuti PMMDN di 31 perguruan tinggi di luar Sulawesi. Dari jumlah ini, ada 226 mahasiswa aktif dan hanya 57 mahasiswa yang menjalani inbound luring di sembilan perguruan tinggi.

“Saya sangat berharap, meski pertukarannya bersifat sementara, namun bisa bermakna selamanya,” tandasnya.

Salah seorang perwakilan peserta PMMDN inbound, Aldi, mengaku bangga bisa mengikuti program ini di Untad. Secara pribadi ia merasa banyak hal yang didapat selama menjalani inbound PMMDN di Untad yang berlokasi di Kota Palu.

“Saya juga berharap keberadaan kami bisa membawa manfaat untuk Untad dan Kota Palu,” ucap Aldi.

Sementara itu, Rektor Untad diwakili Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr Lukman M.Hum, mengatakan proses program PMMDN selama dua bulan terakhir terasa begitu singkat namun menghasilkan banyak cerita dan kenangan di dalamnya.

Dikatakan, tidak semua mahasiswa yang mengikuti program PMMDN, dapat kesempatan untuk mengikuti inbound luring di Untad. Untuk itu, pihaknya berharap, lewat proses selama dua bulan, dapat memberi manfaat dan mahasiswa juga memahami bahwa perbedaan adalah rahmat.

“Tentu sebagaimana spirit PMMDN, untuk menumbuhkan kesadaran akan kebhinekaan, untuk semakin mempererat persatuan dan kesatuan bangsa,” pungkas Lukman.

Bersamaan kegiatan ini, diserahkan hadiah kepada masing-masing pemenang lomba seni budaya yang telah dilaksanakan melalui kegiatan family gathering mahasiswa PMMDN, baru-baru ini.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas