FOTO BERSAMA - Kadispar Sulteng, I Nyoman Sriadijaya, saat foto bersama dengan Kadispar Poso, didampingi Kabid Pengembangan Industri Pariwisata, di Poso, pekan lalu. (Foto: Istimewa)
  • Sosialisasi Pengembang Ekraf di Poso

Poso, Metrosulawesi.id – Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi Sulawesi Tengah menggelar sosialisasi Pengembangan Ekonomi Kreatif terhadap Pelaku Usaha Industri Kecil dan Menengah di Kabupaten Poso. Kegiatan dimaksudkan untuk menghidupkan kembali usaha pariwisata yang sempat terhenti karena pandemi Covid.

“Selaku pribadi saya sangat menyambut baik dan mengapresiasi, kegiatan yang diselenggarakan oleh bidang Pengembangan Industri Pariwisata provinsi Sulteng,” kata Kepala Disparekraf Sulteng, I Nyoman Sriadijaya, di Poso, pekan lalu.

I Nyoman menilai, kegiatan tersebut sangat tepat untuk kepentingan menghidupkan kembali, atau membuka usaha baru bagi pelaku usaha wisata yang terdampak Covid-19. Olehnya itu, pihaknya mengucapkan terimakasih kepada Dispar Poso, yang telah bersedia menjadi tuan rumah atas kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini sebagai upaya kita semua untuk mendukung kemajuan pelaku usaha ekonomi kreatif. Dimana para peserta dibekali ilmu dan pengetahuan serta keterampilan, dalam mengembangkan kemampuannya untuk berinovasi, berkreativitas, dan berdaya saing. Sehingga dapat memperoleh hasil yang memiliki nilai jual yang tinggi, hal ini tentunya berkorelasi dengan visi Gubernur yakni, Gerak Cepat Menuju Sulawesi Tengah Lebih Sejahtera dan Lebih Maju,” ujarnya.

Olehnya itu, kata I Nyoman, diperlukan kerjasama antara pihak pemerintah, pihak swasta, dan masyarakat dalam peningkatan sumberdaya manusia, dalam mengelola usaha dan mampu menciptakan peluang usaha serta menjaga kualitas dan kuantitas produk. Khususnya bagi pelaku usaha kecil dalam menjalankan keberlanjutan perekonomian yang ada di masyarakat Poso.

“Di masa pandemi ini sosialisasi pengembangan ekraf terhadap pelaku usaha industri kecil, dan menengah menjadi tujuan penting dalam memahami, mengelola, dan mengembangkan suatu usaha. Hal ini demi menjaga kestabilan usaha yang dirintis dan juga mampu mempromosikan serta mempertahankan konsistensi usaha yang digeluti,” katanya.

Untuk itu I Nyoman berharap, kegiatan ini nantinya dapat meningkatkan kunjungan wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara yang akan berkunjung di Provinsi Sulteng. Selain itu, diharapkan juga dinas terkait dapat mengembangkan kepariwisataan di Sulteng.

“Saya berterima kasih juga kepada para narasumber yang berkenan meluangkan waktunya, untuk berbagi ilmu dan pengetahuan. Semoga kehadiran para narasumber dapat memberikan energi baru dan pengetahuan, yang dibutuhkan dalam pengembangan ekonomi kreatif terhadap pelaku usaha industri kecil dan menengah di Kabupaten Poso,” ungkapnya.

Adapun narasumber yang hadir yakni dari dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulteng, kemudian narsumber dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kab. Poso, serta dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kab. Poso.

Reporter: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas