dr I Komang Adi Sujendra. (Foto: Metrosulawesi/ Moh. Fadel)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah, I Komang Adi Sujendra mengungkapkan, untuk kasus Covid-19 di Provinsi Sulteng sudah mulai menurun lagi, angka terakhir 28 November 2022 kemarin, masyarakat yang positif Covid-19 itu 261, itu angka gabungan atau kumulatif kabupaten/kota.

“Kebanyakan yang positif ini isolasi mandiri (isoman), namun pernah mencapai 270 lebih, tetapi angkanya tidak menentu kadang menurun dan naik, tetapi saat ini sudah mulai menurun. Maka sejumlah kabupaten dan kota di Sulteng saat ini masih ditetapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1,” jelas I Komang, di Palu, belum lama ini.

I Komang mengatakan, berdasarkan kasus harian di 24-30 November itu ada di angka 10, kemudian 15 kasus aktif, tetapi angkat terakhir itu di 12 kasus. Artinya angka kasus positif menurun.

Sebelumnya, I Komang mengatakan, vaksinasi dosis booster kedua untuk lansia saat ini telah dimulai. Sesuai surat edaran dari pemerintah pusat, bahwa vaksin booster kedua untuk lansia secara nasional sudah dimulai sejak keluarnya edaran tersebut sejak 22 November 2022.

“Vaksin booster kedua sudah lama dilakukan tetapi masih untuk tenaga kesehatan, namun kali ini sudah untuk masyarakat umum tetapi masih lansia,” kata I Komang.

I Komang mengatakan, pada prinsipnya vaksinasi booster kedua itu prioritas pertama tenaga kesehatan, kemudian sudah keluar lagi instruksi untuk lansia yang sekarang ini sudah dilakukan.

“Vaksin booster kedua yang digunakan tentunya vaksin Covid-19 yang telah mendapatkan persetujuan pengunaan kondisi darurat dari Badan POM, serta memperhatikan vaksin yang ada,” jelasnya.

I Komang mengatakan, vaksin booster kedua itu diberikan dengan interval enam bulan sejak vaksinasi booster pertama diberikan.

“Vaksinasi booster kedua ini dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan atau di pos pelayanan vaksin,” ujarnya.

I Komang berharap, para lansia di Kabupaten dan Kota di Sulteng, agar melakukan vaksinasi booster kedua ini. Sebab lansia ini begitu rentan terkena dari pada virus Covid-19.

“Status pandemi Covid-19 saat ini belum dicabut, artinya bahwa masyarakat harus patuh terhadap aturan-aturan yang ditetapkan oleh pemerintah, seperti penerapan protokol kesehatan dan vaksinasi,” katanya.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas