Sejumlah penyandang difabel ikut berpartisipasi dalam peringatan hari Disabilitas Internasional di lapangan Vatulemo Palu, Minggu (04/12/2022). (Foto: Metrosulawesi/ Addi Pranata)
  • Peringatan Hari Penyandang Disabilitas Internasional

Palu, Metrosulawesi.id – Sejumlah Komunitas (LSM) di Kota Palu, Sulawesi Tengah turut memperingati hari penyandang disabilitas internasional yang jatuh setiap 3 Desember. Diinisiasi oleh Kementerian Sosial, momentum ini jadi ajang kampanye stop diskriminasi serta pemenuhan hak asasi yang sama bagi penyandang difabel.

“Hari disabilitas international ini bertujuan untuk memberikan hak asasi kepada semua penyandang disabilitas untuk pembangunan berkelanjutan, keamanan dan perdamaian bagi seluruh penyandang disabilitas,” kata Yudiawati Winda Rusliana, mewakili Pemerintah Sulteng, saat acara puncak di lapangan Vatulemo Palu, Minggu, 4 Desember 2022.

Peringatan tersebut melibatkan sejumlah komunitas difabel. Puluhan penyandang difabel diajak senam bersama, serta jalan sehat sekaligus membersihkan sampah.

Selain itu, peserta yang hadir juga diberi edukasi soal penyandang disabilitas. Warga yang hadir juga bisa donor darah dan memeriksa kesehatan pada posko yang telah disiapkan.

Winda Rusliana berharap, hari disabilitas tahun ini bisa jadi momentum untuk para penyandang difabel punyak hak yang sama. Keberadaan mereka tidak bisa dinafikan untuk melanjutkan pembangunan di Indonesia terkhusus di Sulawesi Tengah.

“Sehingga tidak ada diskriminasi bagi seluruh penyandang disabilitas,” katanya.

Sementara itu, Irmansyah salah satu penyandang difabel mengaku senang bisa ikut berpartisipasi pada peringatan Hari Disabilitas Internasional. Momentum ini kata dia, bisa jadi pengingat bagi para difabel untuk terus semangat menjalani hidup.

Selain itu, ia berharap lingkungan Kota Palu agar ramah bagi penyandang disabilitas. Sebab selama ini, menurut dia, upaya yang dilakukan pemerintah belum sesuai apa yang diharapkan.

“Kami melalui momentum ini berharap pemerintah Sulawesi Tengah dan dinas terkait kiranya betul-betul menjadikan Palu khususnya Sulteng ramah bagi penyandang disabilitas. Sehingga penyandang disabilitas itu dapat terpenuhi hak-haknya, yang mana kami juga berhak mendapat akses yang sama,” kata dia.

Reporter: Addi Pranata
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas