Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Sulteng, Drs I Nyoman Sriadijaya MM. (Foto: Dok)

Palu, Metrosulawesi.id – Festival Literasi Sulawesi Tengah 2022 dirangkai dengan Peringatan 4 Tahun Bencana Sulteng akan diisi sebanyak 60 jenis lomba dan kegiatan.

“Inilah festival yang saya kira terbanyak kegiatan dan jenis lombanya,” kata Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Sulteng, Drs I Nyoman Sriadijaya MM saat rapat di Palu, Senin 22 Agustus 2022 lalu.

Kegiatan yang digagas Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Sulteng itu akan berlangsung selama 100 hari mulai 1 September hingga 31 Desember 2022 mendatang. Acara puncaknya akan dilakukan pada 28 September 2022, bertepatan dengan empat tahun bencana Sulteng (gempa bumi, likuifaksi dan tsunami).

Ada sedikit 60 jenis lomba dan kegiatan yang akan meramaikan festival tersebut. Di antaranya: lomba bertutur cerita rakyat, lomba baca cepat, menulis puisi, menulis resensi buku, gerakan sumbang buku dan lain sebagainya. Kegiatan lain di antaranya, pameran photo Palu Tempo Doeloe, pameran photo mengenang bencana alam, pameran photo Covid, pameran naskah kuno dan lainnya. Ada juga kegiatan fun bike.

Fun bike dilakukan dengan mengambil star di Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menuju bekas likuifaksi. Dalam perjalanan melewati beberapa titik pit stop. Setibanya di lokasi bekas likuifaksi, peserta fun bike akan mengikuti beberapa acara, sebelum akhirnya balik ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

Jenis-jenis lomba dan kegiatan, termasuk untuk mendaftar mengikuti perlombaan dan kegiatan tersebut bisa dicek langsung ke link https://bit.ly/LombaBGM.HKP.

Nyoman mengatakan, acara puncak 28 September akan dilakukan pameran yang dipusatkan di Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulteng di Jalan Banteng Palu. “Pameran akan dibuka langsung oleh pak Gubernur,” katanya.

Pembukaan ditandai dengan kegiatan Pameran Perpustakaan dan Kearsipan, Penandatangan MoU antara Perpustakaan Nasional dengan Pemerintah Kabupaten & Perguruan Tinggi di Sulawesi Tengah, Penyerahan Pengahargaan kepada Pemenang Lomba serta melepas Sepeda Santai Jelajah informasi (Fun Bike With Expioring information).

Terkait dengan ini kata Nyoman, pihaknya akan membuka penerimaan segala arsip yang terkait dengan kebencanaan, baik dari OPD maupun dari masyarakat umum. “Kami akan mengakuisisi arsip kebencanaan baik berupa foto maupun dokumen, menjadi arsip perpustakaan. Mari kita selamatkan arsip kebencanaan sebagai memori kolektif bangsa,” kata Nyoman.

 “Selama kegiatan Hari Kunjung Perpustakaan sampai dengan 31 Desember 2022, kami akan memberikan Layanan Keanggotaan Terintegrasi dengan Perpustakaan Nasional RI dan Penelusuran informasi tematik mengunjungi stand pameran serta lelang lukisan nasional,” jelasnya.

Festival ini kata Nyoman, memberikan kesempatan seluas- luasnya kepada semua satuan pendidikan, masyarakat umum dan ASN di Sulawesi Tengah untuk berpartisiapasi mengikuti berbagai kegiatan lomba.

Reporter: Udin Salim

1 COMMENT

Ayo tulis komentar cerdas