Sekretaris DPD PAN Donggala, Ahmad H Rasyid. (Foto: Metrosulawesi/ Tamsyir Ramli)

Donggala, Metrosulawesi.id – Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Donggala, Ahmad Rasyid menyampaikan memohon maaf kepada Kepala Biro Hukum Pempprov Sulawesi Tengah, Yopie Morya Imanuel Patiro.

Permohonan maaf itu terkait pernyataannya di Metrosulawesi edisi Rabu 30 November 2022 mengenai keluarnya Surat Gubernur yang isinya pemberitahuan penundaan proses PAW (pengganti antar waktu) anggota DPRD Donggala Nurjanah sebelum ada keputusan hukum tetap dari PN Donggala. Ahmad Rasyid menuduh surat itu dibuat oleh Biro Hukum Pemprov Sulteng.

“Atas nama Sekretaris DPD PAN Donggala memohon maaf kepada Kepala Biro Hukum Provinsi Sulawesi Tengah, Pak Yopi,” kata Sekretaris DPD PAN Donggala Ahmad Rasyid melalui sambungan telepon, Kamis 1 Desember 2022.

“Tadinya kita kira surat pemberitahuan penundaan PAW Nurjanah itu dari Biro Hukum, ternyata bukan. Yang buat Biro Otda, terkait surat itu permohonan maaf Sekretaris PAN Donggala kepada Biro Hukum Pak Yopie,” sebutnya.

Diberitakannya sebelumnya, Ahmad Rasyid menyesali keluarnya surat gubernur nomor 171.2/593/Ro.protokol yang ditandatangani Gubernur perihal pemberitahuan yang isinya menunda PAW Nurjanah sebelum ada putusan Pengadilan Negeri Donggala (inkrah).

Reporter: Tamsyir Ramli
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas