SIMBOLIS - Plh Kepala Kanwil Kemenkumham Sulteng, Buhazir Zamda, secara simbolis menyerahkan paket sembako dalam rangka peringatan Hari Dharma Karya Dhika (HDKD) Tahun 2021 di Palu, Kamis, 21 Oktober 2021. (Foto: Metrosulawesi/ Michael Simanjuntak)

Palu, Metrosulawesi.id – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sulteng membagikan ratusan paket sembako dalam rangka peringatan Hari Dharma Karya Dhika (HDKD) Tahun 2021, Kamis, 21 Oktober. Peringatan HDKD bertajuk Kumham Peduli, Kumham Berbagi, dan Empati Kumham.

Plh Kepala Kanwil Kemenkumham Sulteng, Buhazir Zamda, menerangkan sembako yang dibagikan mencapai 385 paket. Pembagiannya dilakukan serentak secara nasional di seluruh Indonesia yang dibuka Wakil Menteri Hukum dan HAM RI Edward Omar Sharif Hiariej, secara virtual.

“Seluruh aparatur sipil negara yang bekerja di lingkungan Kemenkumham peduli sehingga mereka secara ihklas berbagi untuk menyisihkan sedikit penghasilan kepada saudara-saudara kita melalui paket sembako,” ujar Buhazir Zamda yang akrab Bonar.

Bonar menerangkan sasaran pembagian sembako antara lain pegawai yang terpapar Covid-19, panti-panti asuhan, dan warga sekitar kantor wilayah Kemenkumham Sulteng di Palu. Selain pembagian sembako, peringatan HDKD juga diisi dengan donor darah, pertandingan olahraga menembak, dan kegiatan lainnya.

Kanwil Kemenkumham juga mengisi peringatan HDKD dengan pemberian beasiswa kepada ahli waris salah satu pegawai Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Palu, almarhum Ikbal, yang meninggal akibat terpapar Covid-19.

Beasiswa yang diberikan sebanyak Rp8,8 juta, yang diterima oleh kedua orangtua Ikbal. Menurut Bonar, pemberian beasiswa salah satu bentuk perhatian Kemenkumham kepada keluarga almarhum.

Dia mengingatkan moment peringatan HDKD tidak membuat jajarannya terlena dan abai menerapkan prokes Covid-19. Protokol kesehatan harus tetap dilaksanakan dengan memakai masker dan menjaga jarak.

“Seperti yang disampaikan bapak Wakil Menteri Hukum dan HAM, jangan sampai terlena di tengah sudah melandainya pandemi Covid. Kita harus tetap wasapda, tetap menggunakan masker, dan menjaga jarak,” tandas Bonar.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas