SAMBUTAN - Kakankemenag Palu, Nasruddin L. Midu, saat menyampaikan materi dikegiatan pembinaan bagi ASN tenaga pendidik dan kependidikan di MTs Bina Potensi Kota Palu, belum lama ini. (Foto: Humas)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kota Palu, H. Nasruddin L. Midu mengungkapkan, dalam meningkatkan kualitas mutu pendidikan madrasah di Palu, tenaga pendidik diharapkan harus penuh dengan berbagai metode dan inovasi dalam melakukan proses belajar mengajar.

“Proses belajar mengajar harus kaya akan metode dan inovasi, karena guru harus menguasai metode pembelajaran. Ini lebih penting dari sekedar materi,” ungkap Nasruddin, saat memberikan materi dalam pembinaan bagi ASN tenaga pendidik dan kependidikan di MTs Bina Potensi Kota Palu, belum lama ini.

Dalam momen itu, Nasruddin memberikan apresiasi kepada tenaga pendidik, yang mayoritas profesi ini diisi oleh wanita.

“Wanita itu merupakan makhluk yang penuh kasih sayang (rahim). Ini merupakan nilai lebih bagi seorang tenaga pendidik ketika mentransfer ilmu kepada siswanya. Saya yakin apa yang dikerjakan dengan kasih sayang dan keikhlasan hasilnya akan maksimal,” ujarnya.

Olehnya itu, kata Nasruddin, dalam menjalankan kewajibannya, peran tenaga pendidik dan kependidikan diharap bisa semaksimal mungkin bermanfaat bagi generasi penerus bangsa.

“Alhamdulillah sekarang para tenaga pendidik sudah lebih sejahtera lewat sertifikasi dan tunjangan. Harapannya kita sebagai tenaga pendidik dan kependidikan berusaha mewujudkan generasi penerus bangsa yang saleh, moderat, cerdas, dan unggul seperti yang tertuang pada visi misi Kemenag,” katanya.

Nasruddin, juga menjabarkan poin penting terkait kode etik dan perilaku sebagai seorang ASN Kemenag. Olehnya itu, pihaknya kembali mengingatkan kepada tenaga pendidik dan kependidikan yang hadir untuk memahami dan menaati regulasi terkait kedisiplinan, khususnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 4 Tahun 2021 tentang disiplin ASN.

Sementara itu, Ketua KKM MTsN 3 Palu, Munirah Labalado mengatakan, acara pembinaan ASN itu adalah momentum untuk mengisi semangat para tenaga pendidik dan kependidikan sebelum diberlakukannya Pertemuan Tatap Muka (PTM).

Munira berharap, lewat kegiatan pembinaan, para tenaga pendidik dan kependidikan dapat membangun komitmen bersama serta menyamakan persepsi dalam meningkatkan kinerja, kedisiplinan, serta tugas dan tanggung jawab sebagai ASN setelah hampir dua tahun tidak melakukan PTM.

Kegiatan tersebut merupakan insiasi dari Kelompok Kerja Madrasah (KKM) wilayah kerja MTsN 3 Kota Palu, yang dihadiri oleh Ketua Pokjawas, Alfian, para Kepala Madarsah, staf pada Seksi Pendis dan puluhan tenaga pendidik.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas