BELUM PUNYA IZIN - Salah satu tempat hiburan malam En Club di Jalan MH. Thamrin yang hingga saat ini belum punya izin jual minuman beralkohol (minol). (Foto: Dok)

Palu, Metrosulawesi.id – Pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Palu, mengaku baru mengeluarkan tiga surat rekomendasi untuk izin penjualan minuman beralkohol (minol) untuk tiga perusahaan.

“Ada dua izin untuk tempat-tempat bar dan sejenisnya, izin minol dan dan izin usaha. Nah kami (Disperindag Palu) hanya berwenang keluarkan izin minol itu,” kata Kadis Perindag Kota Palu, Ajenkris di ruang kerjanya, Selasa, 30 November 2021.

Dia menjelaskan, tiga surat rekomendasi menjual minol yang dikeluarkan oleh Disperindag Palu, kemudiannya surat izinnya dikeluarkan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (PPTSP) Palu.

“Diantara tiga surat rekomendasi itu, salah satunya dimiliki oleh Bar 168 House. Di luar itu seperti En’ Club belum melakukan upaya izin itu,” bebernya.

Pegangan legal itu dikatakan Ajenkris akan ditindaklanjuti pemerintah setempat bila pengelola perusahaan tersebut berinisiatif mengurusnya.

“Kami sudah sampaikan dari waktu-waktu sebelumnya, harus diurus dua izin itu jika sudah lewat batas aktif atau belum punya sama sekali. Karena tempat hiburan malam pasti intens didatangi aparat hukum dan langsung mengecek surat izinnya, demi mencegah terjadinya keributan,” imbuh mantan Sekretaris Dewan DPRD Palu ini.

Ihwal minimnya tempat hiburan malam yang mengantongi izin aktif, turut disebabkan kebijakan oleh Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, yang awalnya melarang tempat hiburan penyaji minol beroperasi. Sementara di dalam Permendagri sekaitan hal itu diperbolehkan, dengan deretan syarat yang berlaku.

“Sejak awal Pak Wali menjabat tepatnya sekitar Februari mulai simpang siur soal ini. Ketika ada perusahaan hiburan malam mau memperpanjang izin, tertunda karena Perwali-nya baru diterbitkan akhir November ini,” aku Ajenkris.

Lebih jauh dia menuturkan, pihaknya selalu bersedia membuat surat rekomendasi bagi setiap usaha kalangan dewasa itu, dengan syarat harus sesuai dengan produk alkohol yang dijual seperti golongan alkohol a sampai c.

Karena ditekankannya, wadah penyaji miras merupakan salah satu pendongkrak pendapatan kas daerah, khususnya bagi wisatawan luar Kota Palu.

Reporter: Muhammad Faiz Syafar
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas