Aziz Rauf - Abu Bakar Aljufri. (Foto: Metrosulawesi/ Tamsyir Ramli)
  • APBD Donggala

Donggala, Metrosulawesi.id – Pembahasan APBD tahun 2022 akan diperpanjang selama lima hari ke depan.

Hal ini disampaikan Wakil Ketua II DPRD Donggala, Aziz Rauf sebelum melakukan paripurna di ruang sidang utama.

“Ini kami akan memparipurnakan terkait permintaan banggar meminta masa perpanjangan kerja selama lima hari ke depan,” katanya.

Ia menjelaskan permintaan penambahan waktu kerja badan anggaran dikarenakan banyaknya anggaran yang diusulkan OPD tidak rasional. Setiap OPD diharuskan membuat program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Banggar menilai banyak program OPD yang akan dimasukan ke APBD 2022 tidak rasional, banyak belanjanya berlebihan,” katanya.

“Contoh di Dinas PU, pengusulannya lebih banyak ke program bangunan, gedung dharma wanita, rehab kantor pengadilan, gedung pramuka, rumah ajudan bupati, dan sopir bupati, pembelian mobil ada juga pembangunan kebun binatang. Maksud kami OPD harus rasionallah, tidak ada program OPD yang bersentuhan dengan masyarakat langsung, misalnya memperbaiki jalan,” sebutnya lagi.

Ditanya apakah dengan penambahan waktu kerja Banggar tidak berimbas pada sanksi administrasi karena keterlambatan menetapkan APBD 2022, politisi Gerindra ini menjawab telah menerima surat dari gubernur.

“Kami sudah menerima surat dari gubernur, deadline waktu itu penetapan APBD 2020 hari ini, tetapi di surat gubernur ada juga catatannya atau pertimbangan, apa alasan terlambat, ya kami belum tau detail, karena belum bertemu langsung pak gubernur,” sebutnya.

Sementara, Anggota Banggar, Abu Bakar Aljufri menambahakan APBD 2022 mendatang ditaksir mencapai 1 triliun lebih. Hanya saja, Aba sapaan akrabnya, mengkritisi pengusulan Dinas PU yang akan membangun kebun binatang.

“Urus manusia saja tidak beres, mau  binatang lagi diurus, tingkat kemiskinan kita sangat tinggi, kita ini masih miskin, kalau banyak uang tidak apa bikin saja kebun binatang, harusnya program bersentuhan dengan masyarakat misalnya penanganan banjir rob di Dusun Simbe Desa Towale Kecamatan Banawa Tengah itu yang penting,” tuturnya.

Reporter: Tamsyir Ramli
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas