Sumarno. (Foto: Metrosulawesi/ Michael Simanjuntak)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Bidang Angkutan Jalan, Keselamatan dan Perkeretaapian Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sulteng, Sumarno, mengungkapkan kabupaten/kota Sulawesi Tengah akan kembali mengaktifkan pos pemeriksaan di wilayah masing-masing menyusul pemberlakuan PPKM di daerah ini.

“Kota Palu sudah keluar edarannya, mulai hari ini sudah berlaku,” ungkap Sumarno, Selasa, 27 Juli 2021.

Dia mengatakan pos pemeriksaan menjadi salah satu upaya mencegah penyebaran Covid-19. Adanya pos pemeriksaan ditujukan untuk membatasi pelaku perjalanan yang ingin masuk atau keluar ke suatu wilayah karena harus bisa memperlihatkan persyaratan yang ditentukan.

“Harus dibatasi aktivitas masyarakat jangan sampai over, kasihan nanti petugas kesehatan,” ujar Sumarno.

Sumarno menuturkan, pihaknya akan rapat bersama Dishub kabupaten/kota membahas teknis pelaksanaan pos pemeriksaan. Rapat dilakukan melalui zoom meeting untuk mencegah penyebaran virus corona.

“Rapat kita virtual melalui zoom, nanti hasilnya seperti apa akan kami publish,” tandas Sumarno.

Diketahui, Pemerintah Kota Palu telah menetapkan pembatasan pelaku perjalanan yang bisa masuk atau melintas di wilayahnya. Dipersyaratkan pelaku perjalanan wajib memiliki kartu vaksin minimal dosis pertama dan menunjukkan hasil swab antigen.

Selain itu, setiap pelaku perjalanan harus bertanggungjawab atas kesehatannya masing-masing dan melakukan pengetatan protokol kesehatan. Penggunaan masker wajib dilakukan dengan benar menutupi hidung dan mulut.

Jenis masker yang digunakan pelaku perjalanan harus makser kain tiga lapis atau masker medis. Tidak diperkenankan untuk berbicara satu arah maupun dua arah secara langsung atau melalui telepon selama diperjalanan.

Pemkot Palu menetapkan tiga pos pemeriksaan yaitu pintu masuk melalui Kelurahan Watusampu, pintu masuk melalui Kelurahan Tawaeli, dan pintu masuk melalui Kelurahan Pantoloan.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas