Arnold Firdaus. (Foto: Metrosulawesi/ Michael Simanjuntak)

Palu, Metosulawesi.id – Kepala Dinas Tenaga Kerja danTransimigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sulteng, Arnold Firdaus, mengungkapkan ratusan pencari kerja (pecaker) telah mendaftar untuk mengikuti program Specified Skilled Worker (SSW). SSW disebut program Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) untuk merekrut tenaga kerja dengan keterampilan khusus.

“Program SSW bekerjasama Kemnaker dengan Jepang untuk merekrut tenaga kerja dengan keterampilan khusus,” ungkap Arnold, baru-baru ini.

Dia mengatakan program SSW dibuka untuk beberapa bidang diantaranya perawat, industri, dan pertanian. Saat ini, pendaftar SSW sedang mengikuti tahapan pelatihan bahasa Jepang yang pelaksanaannya oleh Pemerintah Kota Palu.

“Sudah jalan pelatihan-pelatihan bahasa Jepang, pelatihannya gratis secara online,” ujar Arnold.

Arnold menerangkan peserta pendaftar SSW akan diseleksi sebanyak enam tahapan yang telah ditetapkan Kemnaker. Bagi yang lolos sampai tahap terakhir akan diberangkatkan ke Jepang.

“Tenaga kerja melalui program SSW ke Jepang bisa sampai Rp25 juta gajinya perbulan,” terangnya.

Arnold menambahkan SSW berbeda dengan program magang kerja Jepang karena hanya dua sampai tiga tahun. Sementara SSW disebut bisa sampai lima tahun dan dapat diperpanjang masa kerja.

SSW dikatakan cukup diminati pencaker Kota Palu dibuktikan dengan jumlah pendaftar. Khusus industri pertambangan saja pendaftar Kota Palu mencapai 375 orang yang nantinya hanya diterima sekitar 200 orang.

“Kita harapkan akhir tahun bisa dikirim tenaga kerja yang telah lolos seleksi,” tutur Arnold.

Perekrutan serupa akan dilakukan untuk sejumlah kabupaten di Sulteng diantarnya Buol dan Tolitoli. Diharapkan program SSW bisa menyerap pencaker sesuai kriteria penyedia lapangan kerja.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas