Gubernur menyematkan secara simbolis kepada atlet dalam acara pelepasan kontinan Sulteng pada PON XX Papua, di lapangan Pogombo Kantor Gubernur, Kamis (23/9). (Foto: Admin Pimpinan)
  • Pesan Gubernur kepada Kontingen Sulteng di PON XX Papua

Palu, Metrosulawesi.id – Kontingen Provinsi Sulawesi Tengah yang akan berlaga di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua resmi dilepas Gubernur Sulteng H Rusdy Mastura, Kamis (23/9). Pelepasan dalam bentuk upacara di Lapangan Pogombo Kantor Gubernur Sulawesi Tengah.

Dalam sambutannya, Gubernur lebih banyak memberi motivasi kepada seluruh atlet Sulteng.

“Adik-adik harus bisa memecahkan tradisi kita, bahwa selama ini kita selalu berada di nomor belakang. Kalian para patriot olah raga harus tampil percaya diri bahwa kita bukanlah kacangan,’’ ujar Rusdy Mastura.

Gubernur mengatakan bahwa sejarah Sulawesi Tengah ini lahir dari olah raga. Katanya, di saat Sulawesi Tengah belum menjadi Provinsi, Sulteng telah menjadi peserta PON Tahun 1961.

‘’Berkat para pejuang-pejuang daerah kita terbitlah perpres sehingga yang tadinya kita tergabung di kontingen Sulawesi Utara Tengah dengan terbitnya perpres tersebut kita Sulawesi Tengah bisa menjadi peserta PON tahun 1961,’’ kisah mantan wali kota Palu itu.

Sementara, Komandan Satuan Pelaksana Pusat Latihan Daerah (Puslatda) Sulteng PON XX Papua, Imelda Liliana Muhidin menyampaikan bahwa Sulteng mengirim kotingen 150 orang terdiri dari 60 atlet, 30 pelatih dan 60 official.

Ketua KONI Sulteng Moh Nizar Rahmatu mengatakan, sebagai salah satu instrument Provinsi Sulawesi Tengah, KONI Sulteng ikut mengimbangi bagaimana laju gerak cepat dan tuntas sebagaimana visi misi gubernur dan wakil gubernur.

‘’Alhamdulilah kami di KONI dalam waktu tiga bulan urusan teknis maupun non teknis, berkat dukungan dari gubernur dan dan wakil gubernur, sampai saat ini 95 pesen kami siap tarung di PON XX Papua,’’ kata Nizar.

Nizar mengajak para duta olah raga untuk membuat sejarah baru untuk Sulawesi Tengah. (ril/*)

Ayo tulis komentar cerdas