Home Politik

Jangan Buat Korban Bencana Cemburu

45
Pansus Padagimo DPRD Sulteng menghadirkan seluruh pihak terkait penanganan pasca bencana alam 28 September 2020 dalam RDP, Rabu 1 Juli 2020. (Foto: Istimewa)

Palu, Metrosulawesi.id – Panitia Khusus (Pansus) Palu, Donggala, Sigi dan Parigi Moutong (Padagimo) menghadirkan seluruh pihak terkait rehabilitasi dan rekonstruski pasca bencana alam 28 September 2020. Pertemuan yang dikemas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) itu, mendengarkan progres pemulihan empat daerah tersebut.

RDP Pansus Padagimo DPRD Sulteng bersama instansi terkait, Rabu 1 Juli 2020, mengkritisi sejumlah poin yang sudah dilakukan. Salah satu yang disoroti adanya perlakuan berbeda kepada korban bencana, khususnya yang menghuni Hunian Tetap (Huntap)

Pansus menekankan agar seluruh korban yang menempati Huntap diberikan pelayanan sama. Jangan pemerintah kemudian menanamkan kecemburuan kepada warga, karena itu akan memantik persoalan bari dikemudian hari.

Seperti yang disoroti Sonny Tandara, perbedaan jalan lingkungan yang aspal hotmix dan paving blok seharusnya tidak dilakukan, karena itu akan menimbulkan kecemburuan.

“Huntap dikelola balai permukiman jalan lingkungannya menggunakan aspal hotmix, sedangkan yang dikelola Dinas PU Kota Palu memakai paving blok. Jika itu berada di lokasi berbeda, mungkin bisa diminimalisir dampaknya, tetapi jika itu di lokasi yang sama, itu akan menimbulkan kecemburuan,” ujar Sonny Tandra dalam RDP.

Ketua Komisi III DPRD Sulteng itu menekankan perlu koordinasi yang bagus sesama pengelola. Walaupun pengelolanya berbeda, tapi perlakuannya harus sama. Kalau pakai hotmix, sebaiknya hotmix semua begitupun sebaliknya.

Penegasan juga disampaikan ketua Pansus Padagimo, Budi Luhur Larengi. Pemerintah harus memperhatikan tuntutan korban, khususnya di Petobo. Keinginan warga yang enggan direlokasi ke tempat lain perlu mendapat perhatian, bagaimana Huntap bisa dibangun di daerah petobo.

Meskipun dalam pertemuan itu Pansus Padagimo menerima banyak data terkait progres rehab rekon, namun Pansus akan mencocokan data itu dilapangan.

“Hari Sabtu (4 Juli 2020) kami akan mengunjungi lokasi bencana di Kota Palu dan Kabupaten Sigi. Kami akan memulai dari Petobo,” tegas Budi Luhur.

Begitupulan disampaikan Wiwik Jumatul Rofiah, politisi perempuan menegaskan keberadaan Pansus Padagimo untuk memastikan pelaksanaan penanganan pasca benbacana berjalanan dengan benar dan tuntas sesuai aturan yang berlaku.

Reporter: Elwin Kandabu

Ayo tulis komentar cerdas