Agustinus Parmenius Reval Lengkoan. (Foto: Ist)

Poso, Metrosulawesi.id – Ketua DPC  Partai Kebangkitan Bangsa  Kabupaten Poso Agustinus Parmenius Reval  Lengkoan   memberi semangat para pengurus sekaligus kader partai dalam menghadapi Pemilu 2024.

Kabupaten Poso ditegaskannya, harus pecah telur atau ada keterwakilan yang duduk sebagai wakil rakyat di DPRD. Karena selama ini, kursi PKB tahun 1999 silam hanya terisi satu kursi, sesudah itu keterwakilan PKB di parlemen kosong hingga saat ini.

Begitu penegasan Ketua DPC PKB Kabupaten Poso kepada Metrosulawesi, Jumat (18/11) saat merekrut para caleg partai PKB di empat daerah pemilihan untuk Kabupaten Poso.

Lanjut dikatakan Agustinus, berdasarkan perintah dan arahan Ketua Umum PKB,  target meraih kursi parlemen di setiap wilayah kabupaten maupun provinsi yakni harus ada anggota DPRD dari PKB, adalah harus terwujud termasuk adanya  penambahan jumlah kursi bagi daerah yang sudah ada anggota DPRD

“Selama empat  kali pemilu, yakni Pemilu 2004,  Pemilu 2009, Pemilu 2014 serta Pemilu 2019, Partai  Kebangkitan Bangsa Poso memang belum berhasil menempatkan kader di DPRD Kabupaten, sehingga inilah bentuk perjuangan kita bersama untuk siap bertarung, tentu perjuangan harus menempatkan pengurus sekaligus caleg yang berkualitas dan dikenal masyarakat,” tegas Agustinus Parmenius Reval Lengkoan.

Ketua DPC PKB Kabupaten Pos ini pun menekankan pesan sang Ketua Umum dengan sebutan ingin pecah telur, karena itu pada Pemilu 2024, PKB Poso  akan bekerja ekstra keras demi merebut kursi bergengsi di DPRD Poso.

“Selaku  Ketua DPC PKB Kabupaten Poso, selalu menginstruksikan  pengurus DPC serta para caleg untuk terus bekerja  serta mendekati tokoh pemuda dan tokoh masyarakat bahkan tokoh agama sekalipun yang ingin bergabung ke  PKB. Ya, kami siap kenakan kepada mereka jaket PKB,” papar  Agustinus Parmenius Reval Lengkoan  sembari memberi semangat pengurus DPC PKB Poso ini seraya menyebutkan, kalau PKB adalah sebuah partai politik berideologi moderat di Indonesia.

Reporter: Saiful Sulayapi
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas