UJI PETIK - Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Poso melaksanakan uji petik parker. (Foto: Metrosulawesi/ Saiful Sulayapi)

Poso, Metrosulawesi.id – Sebagai upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Poso melaksanakan uji petik parkir.

“Uji petik parkir kami laksanakan di Pasar Sentral Poso beberapa hari. Semua ini untuk melihat potensi dalam pencapaian Peningkatan Asli Daerah,” tegas Murniati Putosi, Kepala Dinas Kuperindag Poso, kepada Metrosulawesi, Sabtu 8 Januari 2022.

Murniati Putosi mengatakan, uji petik parkir, dilaksanakan untuk menjawab berbagai pertanyaan publik. Selain itu Dinas Pendapatan juga menyarankan agar PAD dari retribusi parkir harus meningkat. Namun, faktanya setoran dari petugas parkir tidak sesuai target atau harapan.

Dirinya juga menyampaikan, salah satu alasan tidak maksimalnya capaian PAD dari sektor parkir yakni, adanya larangan keramaian selama Pandemi Covid-19 dalam kurun waktu dua tahun terakhir. Sementara, capaian target parkir berhubungan dengan keramaian dari aktivitas masyarakat.

“Itu tidak dapat dipungkiri, karena itu memang terjadi bukan hanya skala daerah, tapi hingga nasional sampai dunia. Apalagi ada larangan aktifitas masyarakat ditempat keramaian,” ujar Murniati.

Lanjut dikatakan Murniati, terkait setoran retribusi parkir yang dilakukan di akhir  tahun, tetapi tetap saja tidak memenuhi target PAD. Salah satunya, memang karena petugas  bekerja tidak maksimal, baik dari sisi pengawasan dan penarikan. Sehingga, saat proses penyetoran parkir tidak terkontrol dengan baik.

“Olehnya itu agar tidak terjadi kecurigaan dan kesalahpahaman, maka pihaknya melakukan uji petik,” ungkapnya.

Dengan pelaksanaan uji petik tersebut, menunjukan hasil yang baik meskipun tidak dilaksanakan satu hari, namun ada target pendapatan yang bersumber dari retribusi pasar.

Selain itu, pelaksanaan uji petik parkir yang berlokasi di pasar sentral, pihaknya telah memiliki gambaran kedepan, untuk mengoptimalkan capaian PAD. Sebab, retribusi parkir tidak seluruhnya disetorkan ke daerah, namun diberikan juga ke petugas parkir. Ketentuannya, kemungkinan akan diatur dalam perjanjian kerja sama.

Reporter: Saiful Sulayapi
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas