Suasana rapat para pejabat Pemerintah Pusat dengan Pemprov Sulteng, Pemkot Palu, Pemkab Sigi di Kantor Balai Perumahan PUPR Moh. Hatta, Jumat (7/1). Rapat membahas Percepatan Penyelesaian Lokasi Pembangunan Huntap Tondo II. (Foto: Admin Pimpinan)

Palu, Metrosulawesi.id – Permasalahan pembangunan hunian tetap (Huntap) di Tondo II, Kota Palu ditargetkan selesai pada Februari 2022. Hal ini diputuskan dalam Rapat Percepatan Penyelesaian Lokasi Pembangunan Huntap Tondo II, di Kantor Balai Perumahan PUPR Moh. Hatta, Jumat (7/1).

Rapat dipimpin Wamen PUPR RI John Wempi dihadiri Wamen ATR/BPN RI Surya Tjandra, Pj Sekdaprov Sulteng HM Faisal Mang, Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan Suprayoga Hadi, Bupati Sigi Irwan Lapata, Kanwil ATR/BPN Sulteng, Satgas PUPR, Arie Sutiadi,  OPD teknis Kota Palu, OPD teknis Provinsi Sulawesi Tengah, dan BPBD Provinsi/Pusdatina Bencana.

Rapat tersebut memutuskan dua hal yakni penyelesaian Huntap II Tondo, serta regulasi pelaksanaan rehab rekon Sulawesi Tengah. Untuk penyelesaian masalah Huntap II Tondo diputuskan harus selesai pada akhir Februari 2022.

Diputuskan juga kalau tidak dapat diselesaikan pada akhir Februari 2022 maka pembangunan Huntab Tondo 2 dialihkan ke Pombewe, Kabupaten Sigi.

Sedangkan kerangka regulasi pelaksanaan rehab-rekon Sulawesi Tengah, dibutuhkan perpanjangan Inpres Nomor 10 Tahun 2018 dan Pergub No 10 Tahun 2018. Kedua regulasi itu telah berakhir Desember 2021.

Sekdaprov Sulteng HM Faisal Mang dalam rapat tersebut berharap agar usulan perpanjangan Inpres No 10 Tahun 2018 segera terbit.

Kemudian terkait penyelesaian klaim lahan zero property, pola penyelesaian sama dengan Talise dimana Pemkot Palu berkomitmen untuk menyelesaikan klaim pada akhir Februarti 2022.

Karena itu langkah-langkah yang akan ditempuh yakni identifikasi masyarakat yang mengajukan klaim, skema penyelesaian lahan pengganti, dan surat penerimaan lahan pengganti.

Reporter: Syahril Hantono

Ayo tulis komentar cerdas