Rits Jacobus De Fretes. (Foto: Metrosulawesi/ Fikri Alihana)

Palu, Metrosulawesi.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Palu menyatakan bahwa pada tahun 2022 mendatang ekonomi di wilayah Sulawesi Tengah diproyeksi bakal meningkat.

Demikian hal tersebut disampaikan langsung oleh Pimpinan BRI Cabang Palu, Rits Jacobus De Fretes usai ditemui Metrosulawesi di kantornya Jalan Moh.Hatta, Kota Palu, belum lama ini.

Ia mengungkapkan untuk mendukung hal itu sangat dibutuhkan penguatan permodalan khususnya bagi sektor UMKM. Sehingga, kata dia, diharap bisa memberi daya tahan usaha.

“Kredit Usaha Rakyat (KUR) dinilai menjadi instrumen tepat permodalan pelaku usaha untuk mendorong pemulihan ekonomi daerah,” katanya.

Menurut Rits, pembiayaan KUR cocok dengan kondisi masyarakat di Sulteng saat ini yang sementara baru pulih dari bencana alam dan Covid-19.

“Apalagi suku bunga KUR juga mendapat subsidi pemerintah dan cukup rendah hanya 6 persen per tahun,” tuturnya.

Pada tahun 2022 mendatang, pihak BRI akan mencoba memperlebar profil bisnis penyaluran. Sedangkan, pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah sampai dengan posisi Agustus mencapai 15,9 persen.

“Itu merupakan hasil yang luar biasa kita capai tahun ini. Di mana KUR BRI Palu sudah melampaui target penyaluran M,” ujarnya.

Dirinya merincikan berdasarkan data per 16 Desember 2021 untuk penyaluran KUR BRI Kantor Cabang Palu tercatat mencapai Rp860 miliar.

“Angka itu sudah cukup memenuhi target tahunan BRI di 2021 yakni sebesar Rp690 miliar,” tuturnya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas