Ibrahim. (Foto: Metrosulawesi/ Zulfikar)

Parimo, Metrosulawesi.id – Kepala Bidang Manajemen Sekolah Dasar (SD) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Parigi Moutong, Ibrahim menerangkan, bahwa pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas akan pihaknya lakukan pada 10 Januari 2022.

Meski demikian, PTM dilakukan tetap mengacu pada aturan sebelumnya yakni PTM 50 persen.

“Pelaksanaan PTM tersebut kami masih mengacu pada edarana lama yakni 50 persen, belum sepenuhnya 100 persen. Walaupun Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Mentri sudah memperbolehkan 100 persen,” terang Ibrahim baru – baru ini di Parigi.

Apalagi kata dia, di dalam edaran SKB 4 Mentri tersebut sudah memperbolehkan pelaksanaan PTM 100 persen dengan ketentuan yakni semua guru dan tenaga pendidik seluruhnya sudah di Vaksin COVID-19, serta siswa umur 6 hingga 11 tahun sudah divaksin.

“Karena berdasarkan data sekolah dan Dinas kesehatan (Dinkes) Parimo bahwa belum sepenuhnya 100 persen guru di Parigi Moutong melakukan vaksinasi COVID-19,” tuturnya.

Ibrahim juga mengatakan, bahwa pembelajaran tetap dilaksanakan, akan tetapi masih tetap dilakukan pertemuan terbatas, sambil menunggu semua tenaga pendidik dan siswa/siswi melakukan Vaksinasi COVID-19.

“Sebab, dengan berjalannya waktu kemungkinan bulan februari, Maret dan April kami (Disdikbud) Parimo akan kembali dikonfirmasi dari tim COVID-19 bersama tim Dinas Kesehatan Parimo, jika Vaksinasi COVID-19 tenaga pendidik sudah mencapai 100 persen, maka akan dibuatkan Surat Edaran untuk pelaksanaan Sekolah Tatap Muka (STM) 100 persen,” pungkasnya.

Reporter: Zulfikar
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas