Nurhaya Che Haslisa Saleh. (Foto: Metrosulawesi/ Muhammad Faiz Syafar)
  • Punya Bukti dan Saksi Hadapi Laporan Pendemo

Palu, Metrosulawesi.id – Unjuk rasa terhadap Lurah Donggala Kodi, Kota Palu bernama Lisa oleh masyarakat setempat berakhir dikabulkan oleh Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid yang hanya beberapa menit setelah orasi pada Senin, 22 Agustus 2022.

Warga yang menuntut agar Lisa diberhentikan dari jabatannya, sontak diamini Wali Kota Hadi ketika bermediasi bersama massa di halaman Kantor Kelurahan Donggala Kodi.

Bernama lengkap Nurhaya Che Haslisa Saleh, wanita ini bertemu dengan Wartawan Metrosulawesi, Selasa, 24 Agustus 2022 guna menanggapi peristiwa tersebut. Lisa menegaskan, seluruh poin tuntutan pendemo berjumlah 11 tersebut adalah fitnah tanpa dasar yang jelas. Terlebih poin ke 11 menyebutkan yaitu melakukan pemotongan gaji honor Satgas Pancasila, secara tegas dibantah Lisa.

“Saya fokus di poin tuduhan pungli (pemotongan) itu dulu ya. Kalau pribadi saya itu fitnah, saya bantah. Karena tidak betul sama sekali,” ungkap Lisa bertemu di salah satu tempat santai di Palu.

Lisa menjelaskan, ketika Satgas Pancasila menerima insentif atau gaji, Lisa menyerahkan insentif tersebut yang disaksikan langsung oleh Ketua Lembaga Adat Donggala Kodi, Babinsa, serta Babhinkamtibmas.

“Bahkan dari dulu tidak ada keberatan dari mereka (Satgas Pancasila perihal nominal gaji). Semua terima, tidak ada yang tanya ‘Bu kenapa ini dipotong’. Tidak ada,” ujarnya.

Bahkan Lisa membeberkan justru beberapa anggota Satgas Pancasila Donggala Kodi tidak aktif bertugas sesuai tanggung jawabnya.

“Mereka sudah tahu tugas mereka seperti apa. Malah juga yang tidak bertugas ini yang berkoar-koar ‘mana insentif saya?’” kutip Lisa dari beberapa oknum satgas tersebut.

Lebih jauh wanita berusia 38 tahun ini mengungkapkan, dirinya telah menghadap ke pihak Inspektorat Palu beberapa bulan lalu. Pertemuan itu guna mengkonfirmasi isu pungli yang menerpa dirinya.

“Sekaitan laporan pemotongan ini dan saya sudah konfirmasi ke Ibu Ana namanya. Saya menjelaskan apa adanya bahwa itu semua tidak benar,” jelasnya.

“Saya punya bukti kuat dan saksi atas tuduhan ini. Tidak mungkin saya berani bicara begini kalau tidak ada bukti dan saksi,” tandasnya.

Lisa, yang kini di non job-kan sebagai Lurah Donggala Kodi, belum bertemu Wali Kota Hadi sampai saat ini. Meski pun Lisa sudah melakukan koordinasi dengan pimpinannya yakni Akhir Armansyah, Plt. Asisten I Bidang Pemerintahan Wali Kota Palu, yang hanya mengatakan sabar atas kejadian itu.

Reporter: M. Faiz Syafar
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas