Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tengah, Jalan Muh Yamin, Kota Palu. (Foto: Dok BPS Sulteng)

Palu, Metrosulawesi.id – Berdasarkan data laporan dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tengah per September 2021, tingkat penduduk miskin di Sulteng yang sebelumnya diangka 13 persen, saat ini mengalami penurunan sekitar 12,18%.

Demikian hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala BPS Sulteng, Simon Sapary dalam memaparkan kondisi kemiskinan periode Maret-September tahun 2021 melalui Channel Youtube, Senin 17 Januari 2022.

Ia mengatakan indikator kemiskinan di Sulteng mengalami penurunan masing-masing pada bulan Maret sampai September 2021 sebesar 0,82 persen poin. Lain halnya, kata dia, periode September 2020 mencapai 0,88 persen.

“Bila melihat ke belakang lagi secara year on year atau membandingkan dengan tahun lalu, itu juga sudah cukup baik. Untuk jumlah penduduk miskin September 2021 tercatat sekitar 381.210 ribu orang, turun 23.200 ribu orang,” katanya.

Sementara tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk Sulawesi Tengah pada September 2021 adalah sebesar 0,326 poin. Di mana angka tersebut tercatat mengalami kenaikan 0,05 poin jika dibandingkan Maret 2021.

“Berarti situasinya ini jika diperhatikan kurang membaik, apabila perbandingan antara yang kita lakukan. Jadi, generatio daerah perkotaan September 2021 naik sebesar 0,351 poin. Berbeda jumlah pada Maret 2021 hanya sekitar 0,343 poin,” ujarnya.

Sedangkan, jumlah generatio daerah pedesaan pada bulan September 2021 tercatat mencapai sebesar 0,78 poin atau mengalami penurunan dibanding Maret 2021. Menurutnya, dua indikator penting ini diharap dapat memberikan informasi.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas