
- Launching, 600 Anak Sudah Disuntik Vaksin
Sigi, Metrosulawesi.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi mulai melaksanakan vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6-11 tahun.
Pemkab Sigi menargetkan sebanyak 27 ribu anak usia 6-11 tahun yang akan disuntik vaksin Covid-19 jenis Sinovac.
Bupati Sigi, Mohamad Irwan mengatakan, target vaksinasi Covid-19 dosis pertama bagi anak usia 6-11 tahun itu diupayakan selesai dalam sebulan.
“Targetnya secara ideal itu satu bulan. Namun secara ideal ini pasti ada kendala-kendala di lapangan,” kata Mohamad Irwan, Rabu, 19 Januari 2022.
Kata bupati, untuk target pemberian vaksin kepada anak tentunya perlu ketersedian vaksin, melihat jangkauan sekolah oleh tenaga vaksinator dan sebagainya.
“Karena sasarannya anak sekolah, satu bulan itu waktu yang cukup, namun semua harus bergerak.
Ia mengatakan, Pemkab Sigi sudah memenuhi syarat untuk melaksnakan vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun karena capaian vaksin lanjut usia (lansia) di Sigi sudah diatas 60 persen dan secara keseluruhan kalangan mencapai 70 persen lebih.
Ferdinand, Kabid di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sigi mengatakan, selain vaksin untuk anak-anak sekolah, pihaknya juga akan menfasilitasi vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun yang putus sekolah.
Pemkab Sigi mencatat, ada 27.000 anak usia 6-11 tahun. Dari jumlah tersebut, 24.977 adalah murid yang tersebar di 265 SD di Kabupaten Sigi.
“Dari 27 ribu anak usia 6-11 tahun, ada 24.977 anak SD. Sisanya itu yang tidak sekolah sudah didata dan akan divaksin juga,” katanya.
Launching vaksinasi anak di Sigi
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi launching vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6-11 tahun, yang berlangsung di SDN Inpres Kalukubula, Kecamatan Sigi Biromaru, Rabu, 19 Januari 2022.
Sebanyak 600 murid SD di Desa Kalukubula, Kecamatan Sigi Biromaru yaitu SD Inpres, SDN 1 dan SDN 2 Kalukubula yang mengikuti vaksinasi tersebut.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Bupati Sigi, Mohamad Irwan. Turut hadir Kapolres Sigi, AKBP Reja A. Simanjuntak, Kadis Kesehatan Sigi, dr Sofyan Mailili, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Sigi, Anwar dan camat setempat.
Bupati Sigi, Mohamad Irwan mengatakan, vaksinasi bagi anak di Kabupaten Sigi tidak dilakukan serentak melainkan secara bertahap.
“Jumlah anak yang divaksin hari ini ada 600 murid dari tiga SD dilingkungan Kalukubula,” ungkap bupati.
Menurutnya, vaksinasi anak itu butuh sosialisasi secara luas, waktu dan proses. Sehingga ia berharap tidak ada berita-berita hoaks tentang vaksinasi anak.
“Karena ketakutan kita, anaknya mau divaksin tapi orang tuanya tidak mau, begitu sebaliknya,” ujarnya.
Dikesempatan itu Bupati Irwan juga memberi semangat kepada murid untuk tidak takut divaksin.
Pantauan Metrosulawesi, para murid SD yang mengikuti vaksin turut didampingi orang tua masing-masing serta guru.
Sama seperti pada umumnya, sebelum disuntik vaksin, murid terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh petugas kesehatan. Murid juga perlihatkan identitas keluarga yaitu kartu keluarga (KK).
Kemudian, setelah pemeriksaan kesehatan dan identitas selesai, petugas langsung mengarahkan murid ke tempat tim vaksinator untuk disuntik vaksin. Setelah mendapat suntikan vaksin, murid diberikan bingkisan yang isinya susu dan alat tulis.
Reporter: Ariston Aporema Sorisi
Editor: Syamsu Rizal































