Palu, Metrosulawesi.id – Rektor Prof Dr Ir H Mahfudz MP, belum bisa memastikan pelaksanaan Perkuliahan Tatap Muka (PTM) penuh di Universitas Tadulako (Untad) tahun akademik 2021-2022.
“Belum bisa kita pastikan karena melihat fluktuasi (Covid-19),” ucapnya kepada awak media, Kamis 20 Januari 2022.
Rektor mengatakan pihaknya tidak ingin ketika PTM penuh dilaksanakan kemudian terhenti lagi karena pandemi meningkat. Ini akan berdampak terhadap mahasiswa yang sudah terlanjur datang ke Palu.
“Tentu kita harus berhitung secermat mungkin untuk pelaksanaannya,” ujar Prof Mahfudz.
Dikatakan, Untad sendiri telah memulai PTM dengan pembatasan untuk penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, salah satunya mahasiswa yang hadir disesuaikan dengan kapasitas ruang perkuliahan.
“Ada yang boleh hadir PTM hanya 50 persen menyesuikan kondisi ruangan,” jelas Rektor.
Prof Mahfudz mengungkapkan untuk pelaksanaan PTM harus benar-benar memperhatikan perkembangan pandemi di daerah ini. Olehnya Untad disebut masih mengamati kondisi penyebaran Covid-19.
Ditambahkan, sekalipun Kemendikbudristek telah memberi lampu hijau untuk pelaksanaan PTM, namun perguruan tinggi diberi kewenangan menentukan untuk penerapan menyesuaikan kondisi di wilayah masing-masing.
Diketahui, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI mendorong satu pendidikan untuk melakukan percepatan penyelenggaraan pembelajaran tatap muka penuh.
Sebelumnya, Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Perencanaan (BAKP) Untad, Dr Ir H Munari ST SH MM, menuturkan Universitas Tadulako siap melaksanakan perkuliahan tatap muka (PTM) penuh.
“Kalau sudah ada surat edaran dari kementerian, kita pasti siap laksanakan,” ucap Munari di Palu, baru-baru.
Namun demikian, Munari menyebut masih perlu pembenahan sejumlah sarana prasarana untuk menunjang pelaksanaan PTM penuh. Selain itu, masih terdapat gedung-gedung perkuliahan yang sedang dan masih menunggu perbaikan dampak bencana gempa pada 2018 lalu.
“Tapi pihak prodi dan fakultas yang paling tahu, karena mereka yang akan melaksanakan perkuliahan,” ujar Munari.
Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj



























